Tim Basarnas bersama anggota Polsek Fatuleu sesaat melakukan pencarian eorang mahasiswa yang hilang di Gunung Fatuleu.
KATANTT.COM--Emanuel Dosinaen (20), mahasiswa yang juga warga Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang hilang di hutan Gunung Fatuleu, Camplong pada Kamis, (16/5/2023) kemarin. Ia hilang saat melakukan kegiatan wisata bersama rekannya.
Informasi orang hilang di tempat wisata gunung Fatuleu kemudian dilaporkan ke Polsek Fatuleu oleh Aloysius L. Aya (20), mahasiswa yang tinggal di belakang Kampus Poltekes Negeri Kupang.
Pihak Polsek Fatuleu kemudian meminta bantuan Basarnas Kupang membantu mencari dan menemukan korban. Pada Kamis, (16/5/2024) siang sekitar pukul 13.00 wita, korban sempat menghubungi Aloysius L. Aya dan memberitahu kalau dirinya tersesat di Gunung Fatuleu.
Aloysius pun ke Kantor Basarnas Kupang guna melaporkan kejadian tersebut, Kamis petang, Tim Basarnas Kupang ke gunung Fatuleu untuk melakukan evakuasi dan mencari korban.
Kapolsek Fatuleu, Ipda David L. Fangidae bersama 5 orang anggota dan Tim Basarnas dipimipin Ketua Tim Cosmas Heri hanto Bria selaku rescuer penyelia mencari korban.
Bersama 5 orang anggota Basarnas lainnya mereka mencari korban menggunakan 2 mobil double cabin. Tim tiba di lokasi Gunung Fatuleu pada pukul 18.09 wita dan anggota Polsek Fatuleu bersama Tim Basarnas melakukan pendakian ke atas Gunung Fatuleu.
Jumat dini hari sekitar pukul 01.30 wita, pencarian d hentikan untuk sementara karena cuaca buruk (berkabut dan angin kencang).
Pencarian dilanjutkan pada Jumat (17/5/2024) pagi di area seluas 700 m² dengan koordinat utama 09⁰57`15.68``S - 123⁰51`37.68``E.
Pencarian di lokasi yang sulit dijangkau ini dilakukan dan tim pun menemukan korban dalam keadaan selamat.
Kapolsek Fatuleu Ipda David L. Fangidae mengakui kalau pencarian ini melibatkan aparat kepolisian, kantor Basarnas dan masyarakat. "Korban ditemukan dalam keadaan selamat," tandasnya.