• Nusa Tenggara Timur

Jenazah Tanpa Identitas di Pelabuhan Tenau Jalani Visum Luar

Imanuel Lodja | Sabtu, 06/01/2024 18:41 WIB
Jenazah Tanpa Identitas di Pelabuhan Tenau Jalani Visum Luar Tim Bid Dokkes Polda NTT dan rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang melakukan pemeriksaan luar jenazah tanpa identitas, Jumat (5/1/2024).

KATANTT.COM--Tim Bid Dokkes Polda NTT dan rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang melakukan pemeriksaan luar jenazah tanpa identitas, Jumat (5/1/2024).

Pemeriksaan luar dilakukan di ruang IPJ Rumah Sakit Bhayangkara Kupang oleh AKBP dr Edi Syahputra Hasibuan, SpF MHKes (Kasubbiddokpol Biddokkes) dan Bripka Robert Yesua Mesakh, Bripka Samuel Demes Talan, Briptu Saint Valenthino Tefnai, AMd.Kep serta Yefta Baitanu.

Pemeriksaan luar jenazah terhadap seorang mayat laki-laki dewasa oleh tim dokter kepolisian atas permintaan dari penyidik Polsek Alak.

Usai pemeriksaan luar jenazah, selanjutnya jenazah kembali disimpan di freezer rumah sakit Bhayangkara Kupang menunggu penyidik melakukan penyelidikan untuk mencari tahu identitas dan menentukan tindakan lebih lanjut.

Pemeriksaan luar selama 45 menit dihadiri pula penyidik Polsek Alak Polresta Kupang Kota.
Kapolsek Alak, Kompol Edy, SH, MH, yang dikonfirmasi, Jumat (5/1/2024) membenarkan hal tersebut.

"Hanya visum luar saja. Sampai saat ini belum ada identitasnya dan belum ada warga yang mengaku sebagai kerabatnya," ujar Kapolsek Alak, Kompol Edy.

Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas ditemukan mengapung di perairan dermaga Multipurpose pelabuhan Tenau Kupang, Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Kamis (4/1/2023).

Jenazah pertama kali ditemukan oleh Charles Reta, petugas Syahbandar yang lagi patroli. Aparat kepolisian dari Polsub sektor KP3 Laut Tenau dan Polsek Alak langsung turun ke dermaga Multipurpose pelabuhan Tenau Kupang dan jenazah dievakuasi oleh petugas Syahbandar Basarnas dan KP3 Laut Tenau ke dermaga Semau ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang.

Kapolsek Alak, Kompol Edy, SH MH yang dikonfirmasi Kamis (4/1/2023) mengaku kalau pada pukul 11.30 wita, Nakhoda RB 308 milik Basarnas, Eka Prasetyo Piliang memperoleh informasi bahwa adanya mayat yang mengapung di sekitar area perairan Pelabuhan Tenau Kupang.

"Nakhoda RB 308 bersama tim Basarnas dan KSOP langsung menuju ke lokasi penemuan menggunakan 2 unit Speed Boat milik Basarnas dan KSOP," ujarnya.

Tim Basarnas langsung mengevakuasi jenazah ke dalam kantong jenazah milik Basarnas dan dibawa menuju Dermaga Multi Purpose yang kemudian dipindahkan ke mobil milik KSOP
Tim Basarnas, KSOP dan Personel KP3 Laut Tenau langsung membawa jenazah ke ruang jenazah RSB Titus Uly Kupang.

Anggota Identifikasi Polresta Kupang Kota ke Ruang Jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang guna mengidentifikasi korban yang kemudian saat dilakukan identifikasi melalui sidik jari menggunakan mambis namun tidak terbaca.

Saat ditemukan, kondisi korban dalam keadaan mengapung tertelungkup memakai baju kaos warna biru, celana kain pendek warna coklat menggunakan ikat pinggang warna coklat dan kondisi tubuh korban kulit mulai mengelupas dan mengeluarkan bau.

Sedangkan ciri-ciri korban secara kasat mata rambut keriting, kulit sawo matang. Umur diperkirakan 40 tahun.

"Sampai dengan saat ini belum ada pihak keluarga maupun warga masyarakat yang mengaku kehilangan anggota keluarga yang dilaporkan pada Pihak Kepolisian," tandas Kapolsek Alak, Kompol Edy.

Terkait dengan tidak diketahuinya identitas korban, diduga korban belum pernah melakukan perekaman E KTP ataupun korban merupakan WNA.

Terkait dengan identitas korban yang tidak diketahui tersebut setelah dilakukan visum luar oleh tim Dokpol RSB Titus Uly Kupang maka dilakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini Dinas Sosial untuk proses selanjutnya.

Sambil menunggu tim Penyidik melakukan penyelidikan untuk sementara jenazah disimpan di ruang jenazah rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang.

FOLLOW US