Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat menerima Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay alias Nono di ruang kerjanya, Selasa (7/2/2023).
KATANTT.COM--Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mendukung Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay alias Nono untuk mengikuti Asia Science and Math for Primary and Secondary School (ASMOPSS) pada November 2023 mendatang di Kabupaten Dairi Sumatera Utara.
"Ini merupakan kesempatan yang luar biasa. Kali ini Nono mendapatkan pengalaman yang baru lagi pada ajang olimpiade sains dan matematika se-Asia. Melalui pelatihan khusus ini, kita harapkan Nono bersama teman-teman yang lain dapat menjalani program pelatihan ini dengan baik serta dapat meraih prestasi untuk mengharumkan nama daerah masing-masing serta negara kita Indonesia," kata Viktor Laiskodat saat menerima Nono di ruang kerjanya, Selasa (7/2/2023).
Secara khusus Viktor Laiskodat memberi apresiasi kepada Tim Prof. Yohanes Surya dari Yayasan Teknologi Indonesia Jaya yang menyelenggarakan pelatihan ini bagi Nono dkk untuk mempersiapkan diri menjelang olimpiade nanti.
“Kita tentu mengetahui Nono ini sudah pernah meraih prestasi tingkat dunia, namun saya minta agar tetap giat belajar. Tetap rendah hati jangan menjadi sombong. Saya minta kepada semua lapisan masyarakat untuk mendukung anak kita Nono," pintanya.
"Saya juga berpesan kepada orang tua Nono supaya terus memberikan semangat baginya untuk tetap giat belajar serta mendidik dengan disiplin. Disiplin belajar, mengatur waktu, menjaga pola makan dan juga berolahraga serta mengkonsumsi makanan bergizi seperti kelor," tambah Viktor Laiskodat.
Ini kata orang nomor satu di NTT, yang harus diperhatikan mengingat Nono ini masih anak-anak dan perjalanan hidupnya masih panjang jadi butuh bimbingan dengan baik.
Sementara, Nuryanti Seran ibu Nono yang didampingi Perwakilan Yayasan Astra Lilik Harjanto dan Camat Amarasi Selatan Tonce Teuf mengungkapkan, program pelatihan ini akan dilaksanakan di Kabupaten Toba Sumatra Utara selama 10 bulan.
"Nono akan berangkat ke Toba minggu depan dan akan mulai mengikuti pelatihan dan program persiapan selama 10 bulan hingga pelaksanaan olimpiade pada bulan november mendatang,” ucap Nuryanti.
Nuryanti menjelaskan, Nono tergabung bersama 7 peserta dari provinsi yang lain untuk mengikuti Olimpiade Matematika dan Sains kategori Sekolah Dasar.
Total mereka semua berjumlah 8 orang dan sebetulnya olimpiade ini standarnya diperuntukan untuk siswa SD kelas IV namun Nono yang baru kelas II berhasil terpilih tanpa melalui seleksi dan itu atas pertimbangan dari Tim Prof. Yohanes Surya dan ini sangat membanggakan bagi kita semua.
"Kita harapkan agar dia dan teman-temannya dapat mengikuti pelatihan dan bimbingan dengan baik dan lancar sehingga mendapatkan hasil yang membanggakan pada olimpiade nanti,” jelasnya.
Nono sendiri merupakan siswa kelas II SD Inpres Buraen 2 Kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang peraih juara Abacus Brain Gym 2022 lalu.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Linus Lusi dan Staf Khusus Gubernur NTT bidang Kerjasama dan Hubungan Antar Lembaga Anwar Pua Geno.
Untuk diketahui, Nono telah dipilih bersama 7 orang siswa lainnya dari berbagai provinsi untuk dipersiapkan dalam Program Pelatihan selama 10 bulan oleh Tim Prof. Yohanes Surya dari Yayasan Teknologi Indonesia Jaya (YTIJ) untuk mengikuti Asia Science and Math for Primary and Secondary School (ASMOPSS) bulan November mendatang di Kabupaten Dairi Sumatera Utara. ASMOPSS ini merupakan ajang Olimpiade Sains dan Matematika Asia tingkat SD hingga SMP.