• Nusa Tenggara Timur

Gempa Maluku Berdampak sampai NTT, Ratusan Meter Jalan Longsor dan Patah

Imanuel Lodja | Selasa, 10/01/2023 18:19 WIB
Gempa Maluku Berdampak sampai NTT, Ratusan Meter Jalan Longsor dan Patah Jalur jalan Kolonakaf, Desa Napi, Kecamatan KiE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) NTT mengalami longsor akibat gempa bumi di Maluku berkekuatan magnitudo 7,9, Selasa (10/1/2023).

KATANTT.COM--Gempa bumi di Maluku Tenggara Barat dengan kekuatan Magnitudo 7,9 berdampak hingga ke wilayah NTT. Selasa (10/1/2023) subuh sekitar pukul 01.30 wita jalur jalan Kolonakaf, Desa Napi, Kecamatan KiE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mengalami longsor akibat gempa bumi.

Panjang longsor pada tiga titik dengan kondisi patahan sekitar 1 meter dengan panjang mencapai 100 meter. Hal ini menyebabkan jalur penghubung Oinlasi -Niki-niki putus total dan sulit dilalui. Sementara oleh masyarakat melakukan perbaikan manual karena jalur alternatif tidak ada.

Bupati Timor Tengah Selatan, Egusem Piter Tahun, Selasa (10/1/2023) mengatakan, jalan amblas tersebut terjadi di Desa Napi, Kecamatan Kie, Kabupaten TTS.

Disampaikan Egusem Piter Tahun, ada dua titik jalan yang amblas. "Titik pertama panjangnya 55 meter dan titik kedua panjangnya 48 meter, sehingga total 103 meter" kata Egusem Piter Tahun.

Epi, demikian orang nomor satu ini biasa disapa menjelaskan, kedalaman dari jalan amblas tersebut antara satu setengah meter hingga tiga meter. "Itu (kedalaman) satu meter sampai tiga meter, badan jalan mengalami patahan dan terjadi longsor sehingga badan jalan terjadi penurunan," ujarnya.

Dikatakan Epi, dari keterangan warga setempat bahwa jalan tersebut amblas sekitar pukul 02.00 dinihari setelah terjadi gempa yang turut dirasakan warga setempat. Epi menambahkan akibat amblasnya jalan tersebut, telah memutuskan arus transportasi darat antara Kelurahan Niki-niki, Kecamatan Amanuban Tengah dan Desa Oinlase Kecamatan Kie. "Yang bisa lewat hanya pejalan kaki saja, untuk kendaraan masih belum bisa karena berbahaya," kata Epi lagi.

Selain itu kata Epi akibat amblasnya jalan tersebut juga telah mengganggu arus transportasi warga ke 78 desa yang berada di bagian selatan Kabupaten TTS. "Total desa yang menggunakan jalan (yang amblas) tersebut 78 desa," jelas Egusem.

Epi mengaku telah berada di lokasi jalan amblas dan telah meminta dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan sehingga akses jalan tersebut bisa segera dimanfaatkan oleh warga.

"Akses jalan ini bisa mengganggu perekonomian warga desa, karena setiap hari pasar mingguan selalu dilaksanakan di desa-desa sekitar. Dan hari ini ada pasar Oinlasi tapi warga kesulian mengantar barang dagangan dan hasil untuk dijual di pasar," jelas Epi.

Terpisah, Wakil Bupati Timor Tengah Selatan, Army Konay mengatakan ada dua alat berat yang telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan perbaikan. "Alat berat sudah diberangkatkan ke lokasi, sekitar 2 jam lagi sudah bisa mulai diperbaiki," kata Army.

Army mengatakan bahwa saat ini yang diperlukan adalah perbaikan sehingga jalur transportasi darat bisa digunakan oleh warga untuk mengangkut hasil bumi mereka untuk dijual di pasar-pasar yang berada di desa sekitar.

Ia berharap perbaikan jalan yang amblas tersebut akan berjalan sekitar satu hari sehingga tidak sampai mengganggu perekonomian warga. Telah ada kesepakatan dengan masyarakat pemilik tanah Lukas Asbanu untuk mengalihkan jalan sementara sambil menunggu proses perbaikan jalur jalan yang longsor.

Dinas PUPR Kabupaten TTS telah melakukan pengukuran dan alat berat sudah tiba di lokasi longsor.

FOLLOW US