Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh bertatap muka dengan para Ketua RT/RW, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda saat berkantor di kelurahan, Senin (19/9/2022).
KATANTT.COM--Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh melanjutkan roadshow di Kota Kupang yang berkantor di kelurahan. Dan kali ini, Kelurahan Alak Kecamatan Alak mendapat kesempatan menjadi lokasi Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh berkantor di kelurahan, Senin (19/9/2022).
Orang nomor satu di Kota Kupang ini tak sendiri namun didampingi sejumlah anggota DPRD Kota Kupang Dapil Alak seperti Christian Baitanu, Alfred Djami Willa dan Esy Bire.
Pada kesempatan tersebut Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh meminta Lurah Alak, Marice Lasbaun untuk
fokus menjaga kebersihan di lingkungannya. "Apa bila tidak kerjasamanya pastinya lingkungan tidak akan bersih malah akan bertambah kotor penuh dengan sampah-sampah plastik," katanya.
"Saya juga minta dalam diskusi nanti harus berikan masukan atau pertanyaan yang jelas singkat juga tepat. Jadi nanti pada saat saya menjawab akan di bantu oleh para kepala OPD yang hadir di sini," ujarnya.
Menurut George, dalam kunjungannya ada pula anggota DPRD Kota Kupang dapil Alak sehingga semua pertanyaan dari warga Alak akan di dengar langsung oleh anggota DPRD dan langsung dijawab dan akan dibantu.
Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kota Kupang, Christian Baitanu mengusulkan kepada Penjabat Wali Kota Kupang George Hadjoh menjadikan eks lokalisasi karang dempel (KD) menjadi destinasi wisata kuliner.
"Dengan usulannya agar eks lokalisasi KD dijadikan destinasi wisata kuliner disampaikan Kristian Baitanu, yang juga merupakan anggota DPRD Kota Kupang Dapil Alak," ungkapnya.
Menurutnya, bar maupun eks kamar para PSK di KD bisa dijadikan pasar dan di tata menjadi destinasi wisata kuliner. Dengan begitu warga di sekitar tidak harus ke Kampung Solor lagi dan pastinya ekonomi masyarakat
sekitarnya kembali bangkit.
Sementara anggota DPRD Kota Kupang , Esy Bire hanya meminta kepada Pemkot Kupang dapat melihat gedung PT Semen Tenau yang saat ini sedang beroprasi. "Saya minta pemkot segera bertindak karena proyek PT Semen Kupang itu sangat mengganggu aktifitasnya masyarakat akibat debu dari pabrik," ujarnya.
Anggota DPRD Kota Kupang, Alfred Djami Willa meminta kepada Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh untuk berkoordinasi dengan PDAM Kota, karena warga yang tinggal di Kelurahan Alak sangat kesulitan air bersih.
"Untuk mendapatkan air saja susah sekali untuk itu saya berharap Pemkot Kupang dapat mengkaji kembali PDAM agar masyarakat bisa mendapatkan layanan air bersih, ditambah dengan lampu jalan," pintanya.