Tiga pelaku spesialis pembobol rumah toko (ruko) di kota Waingapu yang berhasil dibekuk Tim Buser Sat Reskrim Polres Sumba Timur.
KATANTT.COM--Tim gabungan terdiri dari anggota unit Buser, Identifikasi dan Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Sumba Timur kembali mengungkap jaringan pencuri rumah toko (ruko) yang beberapa kali melakukan aksinya di wilayah Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.
Rabu (9/3/2022), tim berhasil mengamankan pelaku diduga penadah dan warga yang diduga pelaku pencurian beserta barang bukti.
Warga diduga pelaku yang ditangkap polisi yakni Ade Irwan Lopo alias Ade (19), pedagang ikan yang juga warga RT 05/RW 06, Kelurahan Kambajawa, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.
Polisi juga menangkap warga yang mengaku sebagai turut membantu melakukan pencurian yakni Rezal Ramadhan Salihudin (18), pelajar SMA yang juga warga Kelurahan Kambjawa, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.
Ada pula warga yang mengaku turut membantu melakukan pencurian yakni Dato Ashari Saputra (17), warga Kelurahan Kambajawa, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur. Ia juga mengaku membantu menjualkan barang hasil curian.
Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan polisi yakni 1 unit laptop merk acer tipe aspire - 4732Z warna hitam, 1 unit speaker aktif merk tanaka tipe T8008 warna hitam.
Satu unit speaker aktif merk advance warna hitam, 1 buah lampu led kedip merk XRB warna biru, 1 buah lampu kedip warna putih dan 1 buah mixer audio merk betavo tipe SMR8USB.
Pada saat dilakukan penangkapan, 1 orang diduga pelaku Fikram Amirullah alias Fikram (19), berhasil melarikan diri ke arah jurang. Petugas berupaya mengejar namun tidak berhasil menangkap Fikram.
Kasat Reskrim Polres Sumba Timur, Iptu Salfredus Sutu, SH yang dikonfirmasi Rabu (9/3/2022) mengakui komplotan tersebut beberapa kali melakukan pencurian dan ditangkap.
"Mereka sudah beberapa kali ditangkap karena mencuri, namun selama ini selalu diselesaikan secara kekeluargaan karena komplotan diduga pelaku tersebut masih dibawah umur," tandasnya.
Para diduga pelaku diamankan karena 2 kasus yang berbeda yang ditangani penyidik Sat Reskrim Polres Sumba Timur.