• Nasional

Bagian dari Janji Biden 100 Hari Bekerja, AS akan Distribusikan 11 Juta Vaksin Johnson & Johnson

Asrul | Sabtu, 27/03/2021 10:03 WIB
Bagian dari Janji Biden 100 Hari Bekerja, AS akan Distribusikan 11 Juta Vaksin Johnson & Johnson Ilustrasi Vaksin Covid-19 (Foto: Detik Health)

Washington, katantt.com -  Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan mendistribusikan 11 juta dosis vaksin COVID-19 Johnson & Johnson minggu depan sebagai bagian dari janji Presiden Joe Biden untuk memberikan 200 juta dosis vaksin Covid-19 dalam 100 hari pertamanya menjabat.

"Amerika Serikat masih berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuannya untuk membuat bidikan tersedia untuk semua orang dewasa pada akhir Mei," kata koordinator tanggapan COVID-19 Gedung Putih,  Jeff Zients kepada wartawan, seperti disadur dari Reuters.

"Produsen vaksin Pfizer dan Moderna berharap dapat mencapai target memasok 220 juta tembakan di antara mereka pada kuartal pertama 2021," tambah dia.

Bulan lalu, Johnson & Johnson mengatakan akan memberikan 20 juta dosis inokulasi dosis tunggal pada bulan Maret. Namun, pengiriman tertunda karena mitra manufaktur utama AS, termasuk Catalent, tidak segera menerima izin peraturan AS untuk mengirimkan dosis yang dibuat di fasilitas mereka.

Gedung Putih juga bekerja untuk mempercepat administrasi penembakan dengan meningkatkan jumlah pasukan aktif yang membantu vaksinasi, menjadi lebih dari 6.000 dari 2.900, kata Zients.

Hingga Jumat, 71 persen orang dewasa berusia 65 tahun ke atas telah menerima setidaknya satu dosis vaksin, kata Zients.

Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, Rochelle Walensky mengatakan sangat prihatin dengan lintasan kasus COVID-19 di Amerika Serikat. Jumlah kasus harian rata-rata tujuh hari di negara itu naik 7 persen selama minggu lalu, menjadi 57.000 kasus harian.

"Kami tahu dari lonjakan yang lebih tinggi bahwa jika kami tidak mengendalikan keadaan sekarang, ada potensi nyata untuk kurva epidemi untuk melonjak lagi," kata dia.

FOLLOW US