• Nusa Tenggara Timur

Ini Sosok Ibu Ramah Tangga Pemimpin Kelompok Curas?

Imanuel Lodja | Senin, 08/03/2021 15:42 WIB
Ini Sosok Ibu Ramah Tangga Pemimpin Kelompok Curas? Lusia Mervin (kanan), pemimpin aksi pencurian dengan kekerasan saat digiring anggota Buser Polres Kupang.

katantt.com--Paras dan penampilannya terlihat sangar dan tatapan matanya tajam.

Dengan postur tubuh agak gempal, Lusia Mervin (35) memangkas pendek rambutnya dan tanpa disisir.

Orang tidak menduga kalau ibu rumah tangga yang belum memiliki suami sah ini adalah pimpinan komplotan aksi pencurian dengan kekerasan.

Ia sudah satu pekan mendekam dalam sel Polres Kupang karena aksi pencurian dengan kekerasan.

Saat ditanya wartawan, Senin (8/3/2021), Lusia Mervin mengaku baru pertama kali mencuri.

Namun Kapolres Kupang, AKBP Aldinan RJH Manurung tidak percaya begitu saja. Ia meyakini kalau Lusia Mervin Cs sudah beraksi di beberapa tempat.

"Hasil curian berupa uang dibagi-bagi dan dipakai berfoya-foya. Sementara hasil curian berupa barang dijual kepada penadah. Para penadah masih kita selidiki lagi," tandas Kapolres Kupang AKBP Aldinan RJH Manurung.

Lusia Mervin juga mengontrak dua kamar kost di sekitar Taman Nostalgia di Kelurahan Kelapa Lima Kota Kupang.

Di dua kamar kost ini, Lusia Mervin mengumpulkan para pria yang juga kaki tangannya.

Mereka menyusun rencana dan strategi untuk mencuri dengan aksi kekerasan.

"Lusia merupakan perekrut dan penyedia tempat kost dan menampung orang-orang yang akan mencuri," tandasnya.

Lusia membagi peran para anggotanya.

Ada yang bertugas menjadi mata-mata untuk memastikan lokasi sasaran, ada yang menjadi penunjuk jalan, ada yang berperan sebagai eksekutor dan ada pula yang menjadi penjaga atau pemantau keamanan saat anggota lain beraksi.

Polisi baru menangkap 6 orang anggota komplotan nya yakni Lusia Mervin, Januario Inacio (35), Antonius Seran (31), Fridus Nahak (38). Ada pula Manuel Sarmento (42) dan Dominggus Soares (56).

Sementara Samuel Fahik masih dalam status DPO.

Kapolres Kupang menghimbau kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan Samuel Fahik agar melaporkan ke polisi dan membantu untuk mengungkap dengan tuntas kasus ini.

"Kami akan bertindak tegas sesuai aturan," tegas Kapolres Kupang di Mapolres Kupang, Senin (8/3/2021).

Masyarakat diminta waspada dan mawas diri dan polisi selalu siap 24 jam dalam sehari menerima setiap laporan polisi.

"Kita berusaha menuntaskan kasus ini sampai ke akar-akar nya sehingga bisa mengurangi kejahatan," tambah Aldinan Manurung.

Lusia Cs dalam beraksi juga melibatkan warga Kabupaten Kupang dan luar Kabupaten Kupang. Penduduk Kabupaten Kupang sendiri berperan sebagai informan dan penunjuk lokasi sasaran.

"Salah satu pelaku (Dominggus Soares) tinggal dekat lokasi kejadian dan dia mengetahui aktivitas korban," ujarnya.

Namun Lusia Mervin adalah otak pelaku dan menjadi koordinator yang menjadi penyedia tempat tinggal, kendaraan dan penyandang dana.

Saat mereka ditangkap, para pelaku juga sedang menyusun rencana lanjutan untuk mencuri dengan kekerasan.

"Mereka menyiapkan senjata tajam. Setelah sukses beraksi di Kabupaten Kupang, mereka menyusun rencana lagi untuk beraksi," tambah Aldinan Manurung lagi.

Mereka menyasar korban yang diketahui memiliki banyak uang dan usaha atau perhiasan.

Dalam menjalankan aksi, ada pelaku yang menjadi informan sehingga Kapolres Kupang berharap masyarakat harus bersinergi dan jika mengetahui agar melaporkan ke polisi.

Para pelaku juga diketahui sangat profesional dan rapi dalam beraksi sehingga harus diwaspadai.

 

FOLLOW US