• Nasional

Arab Saudi Dirikan Pangkalan Militer di Cagar Alam

Rusman | Rabu, 07/10/2020 15:08 WIB
Arab Saudi Dirikan Pangkalan Militer di Cagar Alam Potret Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazziz dan putra Mohammed bin Salman (Foto: Fayez Nuredine/AFP/Getty Images)

Katantt.com - Pasukan Arab Saudi di Yaman menyiapkan pangkalan militer di Kawasan Lindung Hawf negara itu, cagar alam yang terletak di provinsi timur Al-Mahrah, yang bersebelahan dengan Cagar Alam Jebel Samhan di Oman.

Dilansir Middleeast, Rabu (07/10), Saudi telah mulai menyiapkan barak di wilayah penggembalaan penting bagi komunitas suku semi-nomaden di provinsi itu.

Militerisasi cagar alam tersebut zona yang akan memutuskan sumber pendapatan penting bagi komunitas Mahri, yang sebagian besar pada penggembalaan ternaknya.

Langkah Saudi dilakukan di tengah laporan tekanan terhadap Presiden Yaman yang diasingkan Abdrabbuh Mansur Hadi, yang diperkirakan akan menyatakan perjanjian yang mendukung jangka panjang Saudi di Al-Mahrah, termasuk fasilitas.

Namun, penduduk setempat menganggap Saudi sebagai kekuatan pendudukan dan aktivis telah menyerukan perlawanan. Ada juga bentrokan dengan pasukan Saudi di provinsi tersebut.

Suku-suku lokal Berbicara bahasa Semit yang dikenal sebagai Mehri yang mirip dengan bahasa asli Socotri yang digunakan di pulau Socotra di Yaman. Aktivis di Mahrah juga tidak mendukung UEA di Socotra.

UNESCO menggambarkan wilayah Hawf sebagai "pusat keanekaragaman tumbuhan" dan "oasis kabut" di Jazirah Arab yang sebagian besar gersang.

Daerah yang ditetapkan sebagai cagar alam oleh pemerintah Yaman pada tahun 2005 karena iklim yang doddan keanekaragaman eci, yang dikatakan termasuk Macan Tutul Arab yang terancam punah, hewan nasional negara itu sejak 2008

Gambar pertama dari hewan yang sulit ditangkap di Yaman diperoleh pada tahun 2011 oleh Yayasan Perlindungan Macan Tutul Arab di Yaman (FPALY), dalam sebuah proyek yang didukung oleh Dana Konservasi Spesies Mohammed Bin Zayed UEA.

FOLLOW US