Muslim Uighur, China. Foto: minews
Katantt.com - Banyak warga minoritas Uighur di China mencari suaka di Turki, menyusul tindakan keras Beijing terhadap kelompok minoritas Muslim berbahasa Turki tersebut.
Para pengamat menggambarkan kondisi mereka yang ditahan pemerintah China seperti berada dalam kamp konsentrasi. Semakin besarnya tekanan Beijing terhadap Ankara, membuat sebagian pengungsi Uighur khawatir akan masa depan mereka di Turki.Mantan Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu (Dautuolo) menuduh pemerintahan Erdogan mengorbankan kelompok Uighur untuk mempererat hubungan ekonomi dengan China.
Presiden Erdogan menyangkal tuduhan itu dan mengatakan bahwa Turki telah memberikan suaka kepada puluhan ribu warga Uighur.Seiring semakin luasnya pemberitaan terkait tindakan keras China terhadap warga Uighur, pemimpin Turki itu kerap menjauhkan diri dengan dunia internasional yang kerap mengutuk Beijing. [rd/em/VoA]