Kapolres Manggarai Barat Bantah Keterlibatan Anggota dalam Jaringan Mafia BBM

Emanuel Suryadi | Senin, 27/04/2026 17:55 WIB

KATANTT.COM---Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, secara resmi membantah tudingan yang menyebutkan adanya keterlibatan personel kepolisian dalam praktik mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah hukumnya.  Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang.

KATANTT.COM---Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, secara resmi membantah tudingan yang menyebutkan adanya keterlibatan personel kepolisian dalam praktik mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah hukumnya. 

Pernyataan ini dikeluarkan guna menanggapi isu miring mengenai oknum perwira pertama berinisial IPDA A yang disebut-sebut masuk dalam radar penyelidikan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda NTT.

Dalam keterangan resminya pada Senin (27/4/2026), AKBP Christian Kadang menegaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan fakta di lapangan, IPDA A tidak terbukti memiliki kaitan personal maupun profesional dengan kelompok mafia BBM yang sebelumnya telah diamankan oleh Bid Propam Polda NTT.

"Setelah dilakukan kroscek terhadap fakta-fakta di lapangan, IPDA A tidak pernah terlibat atau berhubungan dengan orang-orang yang telah diamankan oleh Bid Propam Polda NTT terkait kasus BBM tersebut," tegas Christian.

Meski membantah keterlibatan anggotanya dalam kasus saat ini, pucuk pimpinan Polres Manggarai Barat tersebut memastikan akan tetap bersikap objektif dan tidak akan menoleransi pelanggaran di masa mendatang. 

Ia menegaskan komitmen institusi untuk menindak tegas setiap oknum yang terbukti melanggar aturan.

"Tidak ada ruang bagi anggota yang terbukti bermain dalam distribusi BBM ilegal. Personel yang melanggar akan diproses sesuai aturan yang berlaku tanpa pengecualian," tambahnya.

Terkait celah dalam pengawasan distribusi energi di jalur Manggarai Timur hingga Labuan Bajo, AKBP Christian Kadang menyampaikan permohonan maaf kepada publik. 

Beliau mengakui adanya oknum di luar kesatuannya yang sempat memanfaatkan celah tersebut untuk aktivitas ilegal.

Sebagai langkah antisipasi, pihak Polres Manggarai Barat berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan secara signifikan di jalur-jalur rawan guna mencegah terulangnya praktik penyelewengan BBM ilegal.

Menutup keterangannya, Kapolres meminta masyarakat untuk lebih bijak dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi di media sosial maupun media massa.

"Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak cepat termakan informasi liar yang beredar sebelum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang," imbaunya.

Saat ini, kondisi keamanan di Manggarai Barat dilaporkan tetap kondusif. Kepolisian terus memperketat penjagaan di titik-titik strategis demi menjamin ketersediaan pasokan BBM bagi masyarakat tetap stabil dan aman dari praktik ilegal.

TAGS : Bantahan Keterlibatan Anggota Polres Mabar dalam Mafia BBM