Kunker Spesifik di Labuan Bajo, Komisi XII DPR RI Kawal Stabilitas Pasokan Energi

Emanuel Suryadi | Jum'at, 10/04/2026 04:36 WIB

KATANTT.COM---Komisi XII DPR RI melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025-2026. Pertemuan strategis ini diselenggarakan di Hotel Crowne Plaza, Labuan Bajo, pada Kamis (9/4/2026).
  Komisi XII DPR RI menggelar kunjungan kerja spesifik bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, PT PLN (Persero), dan PT Pertamina Patra Niaga di Labuan Bajo guna membahas stabilitas pasokan energi di NTT.

KATANTT.COM---Komisi XII DPR RI melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025-2026. Pertemuan strategis ini diselenggarakan di Hotel Crowne Plaza, Labuan Bajo, pada Kamis (9/4/2026).

Kunjungan kerja yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ini bertujuan untuk membahas sejumlah agenda krusial bersama mitra kerja terkait. Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran Dirjen Migas dan Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI, Direksi PT PLN (Persero), Direksi PT Pertamina Patra Niaga, serta perwakilan Pemerintah Provinsi NTT.

Ketua Komisi XII DPR RI sekaligus Ketua Tim Kunjungan Kerja, Bambang Patiwijaya, menegaskan bahwa agenda ini merupakan manifestasi dari tanggung jawab legislatif terhadap negara.

"Dalam rangka menjalankan tugas konstitusional kita," tegas Bambang dalam sambutannya.

Baca juga :

Bambang menjelaskan bahwa pemilihan Labuan Bajo sebagai lokasi kunjungan bukan didasari oleh statusnya sebagai destinasi pariwisata premium semata. Ia menekankan bahwa Komisi XII berkomitmen untuk mendorong pemerataan pembangunan dan kontribusi nyata bagi wilayah Indonesia Timur.

"Kita datang ke sini kan bukan semata-mata karena di daerah pariwisata. Karena memang ingin memberikan kontribusi yang terbaik bagi Indonesia, khususnya di kawasan Timur ini," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Komisi XII memberikan apresiasi kepada Kementerian ESDM dan PT Pertamina Patra Niaga atas keberhasilan menjaga stabilitas pasokan dan harga energi nasional. Hal ini dinilai krusial mengingat tingginya ketidakpastian akibat gejolak geopolitik global saat ini.

Menurut Bambang, Kementerian ESDM dan Pertamina Patra Niaga telah berhasil menjalankan arahan Presiden untuk melindungi daya beli masyarakat melalui kebijakan harga yang stabil.

"Kita melihat bahwa juga mampu melaksanakan arahan daripada Presiden. Bahwa kita harus mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Kemudian juga kita harus mampu memberikan yang terbaik, yaitu harga tidak naik. Sehingga tidak menimbulkan gejolak, tidak membebani daya beli masyarakat," ujarnya.

Apresiasi juga diberikan kepada pihak ketenagalistrikan seperti PLN dan Gatrik, yang mampu mengoperasikan pasokan gas tanpa kendala, meski harga batu bara melambung tinggi.

Bambang juga menyinggung dampak konflik internasional terhadap sektor pariwisata lokal. Berdasarkan informasi dari Bupati Manggarai Barat, Editasius Endi, ketegangan antara Iran dan Israel telah memicu penurunan jumlah wisatawan di Labuan Bajo hingga sekitar 15 persen.

Merespons kondisi tersebut, Anggota DPR dua periode itu mengingatkan Pertamina, PLN, dan mitra terkait agar penurunan volume aktivitas tidak berbanding lurus dengan penurunan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Ketika dia turun pun, tidak berarti bahwa pelayanan kita kepada masyarakat dan pelayanan sektor energi kepada daerah super prioritas pariwisata ini menjadi menurun juga," tegas anggota dpr dari fraksi partai Golkar tersebut.

Sebaliknya, Ia menambahkan bahwa periode low season (musim sepi kunjungan) mesti dimanfaatkan sebagai momentum untuk evaluasi dan penguatan infrastruktur pelayanan.

"Mungkin lagi low season ini, apa yang kurang pas, apa yang perlu diperbaiki itu dimaksimalkan. Sehingga dengan demikian, ketika situasi membaik, kita ini sudah lebih siap, lebih baik, persiapannya," pungkasnya.

 

 

TAGS : Komisi XII DPR RI Kunker di Labuan Bajo Kawal Stabilitas Pasokan Energi Bambang Patiwijaya