
Ketua TP PKK Kabupaten Belu, Lidwina Viviawaty Lay
KATANTT.COM---Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Belu menggelar rangkaian aksi peduli kesehatan, Selasa (9/12/2025).
Aksi serentak dihadiri Ketua PKK Belu, Lidwina Viviawaty Ng dan Staf Ahli PKK Belu, Maria Fridolin Besin
dilakukan di dua tempat berbeda yakni, Rumah Sakit Gabriel Manek SVD Atambua dan Puskesmas Kota, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL.
Kegiatan dilakukan dalam rangka memperingati HUT Nusa Tenggara Timur ke-26 (8 Desember) dan menyambut Hari Ibu Nasional (22 Desember) tahun 2025.
Diketahui, pelaksanaan program ini menjadi bukti nyata sinergi antara TP PKK dan Dinas Kesehatan, memastikan bahwa upaya pencegahan penyakit dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Menurut Ketua PKK Belu, Lidwina Viviawaty, kegiatan serentak yang dilaksanakan hari ini merupakan inisiatif serentak yang dilakukan oleh TP PKK di 22 Kabupaten/Kota se-NTT,Kegiatan yang bertajuk “Perisai NTT Kunjungan Ibu-Ibu Seruni.
"Hari ini serentak dilaksanakan tiga kegiatan yaitu, Imunisasi, IVA Test dan Donor Darah," ujar dia.
Ketua TP PKK Kabupaten Belu, Lidwina Viviawaty Ng, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memiliki dua fokus utama: pencegahan penyakit dan aksi kemanusiaan,Imunisasi dan IVA Test dilaksanakan di UPTD Puskesmas Kota.
Lebih lanjut Vivi akrab disapa itu memberikan apresiasi kepada pihak RS Atambua dan para Dokter serta petugas medis yang telah membantu sdh TP PKK dalam aksi donor darah karena ini juga untuk kebutuhan stok darah bagi para pasien.
Terkait IVA Test, pihaknya juga kolaborasi bersama instansi terkait sering melakukan sosialisasi ke masyarakat dan warga selalu ikut pemeriksaan guna mencegah kanker serviks.
"Saat ini hanya tiga kegiatan saja, tapi ini memberikan motivasi kami Tim PKK untuk selalu mendorong partisipasi masyarakat untuk imunisasi dan IVA Test juga motivasi bagi kami ibu-ibu juga untuk datang donor darah," ucap Vivi.
Sementara itu, Staf Ahli TP PKK Belu, Maria Fridolin Besin memimpin langsung kegiatan di Puskot Atambua menegaskan bahwa kegiatan skrining sangat penting mengingat masih kurangnya pemahaman ibu-ibu terkait pemeriksaan deteksi dini kanker serviks.
Menurut dia, kesadaran untuk melakukan pemeriksaan IVA adalah bentuk cinta kepada diri sendiri dan keluarga.
"Mari kita jadikan gerakan ini sebagai budaya sehat bagi perempuan,” ajak dia.
Maria berharap, melalui pemeriksaan IVA, penyakit serviks dapat dideteksi secara dini. Sementara untuk imunisasi, target utamanya adalah memastikan anak-anak Belu mendapatkan imunisasi dasar lengkap.
Dia menegaskan komitmen TP PKK untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat guna deteksi dini penyakit kanker serviks.
"Kami akan terus berkomunikasi dengan semua kepala Puskesmas untuk terus sosialisasikan ini. Selain itu kami akan turun ke sudut-sudut desa untuk terus memberikan edukasi terkait pemahaman mengenai cara mendeteksi penyakit serviks secara dini, agar masyarakat mau memeriksa diri ke puskesmas.” pungkas Maria.
Dalam kegiatan tersebut, TP PKK Belu membagikan bingkisan berupa sirup, telur, terigu, gula, dan mentega kepada peserta IVA Test sebagai bentuk apresiasi (reward) atas kesediaan ibu-ibu untuk memeriksakan kesehatan.
TAGS : HUT ke-26 NTT Hari Ibu Nasional TP PKK Belu Imunisasi Donor Darah IVA Test