
Kadis Kesehatan Belu, drg. Ansila Muti
KATANTT.COM---Beredar kabar bahwa, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Belu, drg. Ansila Eka Muti diduga mengajukan pensiun dini dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Belu.
Informasi yang dihimpun media, kabar mantan Direktur RSUD Atambua itu ajukan pensiun dini terkait dengan suhu politik pada Pilkada Belu tahun 2024 lalu.
Kabar tersebut menjadi perbincangan publik di kalangan masyarakat bahkan via pesan berantai di WhatsApp.
Kadis Kesehatan Belu, Ansila Muti yang dikonfirmasi media membantah bahwasannya informasi yang beredar terkait dirinya mengajukan pensiun dini tidak benar.
"Tidak ada. Saya tidak pernah berbicara apapun terkait status saya sebagai Kepala Dinas. Mau mundur atau mau pindah tidak," ujar dia usai konferensi pers di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Atambua wilayah perbatasan RI-RDTL, Rabu (19/3/2025).
Ansila menegaskan, yang telah menyebarkan informasi ke publik atau pesan berantai itu orang yang tidak bertanggungjawab.
"Kita mau apa mengundurkan diri. Mengundurkan diri itu berarti melarikan diri dari tanggungjawab," kata dia.
Ditanyai soal alasan ajukan pensiun dini lantaran terkait Pilkada Belu kemarin, Ansila menekankan dirinya tidak terlibat politik, siapapun Bupatinya itulah pemimpin kita.
"Masa, tutup endoscopy di Rumah Sakit, bilangnya saya yang perintah. Urusan apa saya perintahkan tutup endoscopy," ucap dia.
"Kita berjuang berdarah-darah untuk kesehatan ini, kok mau dibilang mengundurkan diri, itu pengecut. Kita masih punya tanggung jawab, bagaimana dengan kesehatan gratis," sambung Ansila.
TAGS : Beredar Kabar Kadinkes Belu Pensiun Dini Jawaban Ansila Muti