Pemerintahan PLT Berakhir, Ini Harapan Cypri Untuk Willy-Vicente

Yansen Bau | Sabtu, 01/03/2025 11:17 WIB

KATANTT.COM---Ketua Bapilu NasDem Belu, Cyprianus Temu menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Belu dan seperti yang diketahui bersama, putusan Mahkamah Konstitusi sudah final di mana MK menolak gugatan dari pasangan 02 Agustinus Taolin dan Yulianus Tai Bere yang mana gugatan itu oleh MK dinyatakan gugur. Anggota DPRD Belu, Cypri Temu

KATANTT.COM---Ketua Bapilu NasDem Belu, Cyprianus Temu menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Belu dan seperti yang diketahui bersama, putusan Mahkamah Konstitusi sudah final di mana MK menolak gugatan dari pasangan 02 Agustinus Taolin dan Yulianus Tai Bere yang mana gugatan itu oleh MK dinyatakan gugur.

"Dengan demikian Pak Willy dan Pak Vicente siap dilantik. Kemarin KPU Belu sudah rapat pleno penetapan Bupati-Wakil Bupati Belu terpilih periode 2025-2030 dan DPRD sudah sidang paripurna penetapan Bupati-Wakil Bupati Belu," ujar dia, Sabtu (1/3/2025).

Menurut Cypri, selesai menetapkan Bupati dan Wakil Bupati Belu terpilih, selanjutnya DPRD akan mengajukan usulan ke Gubernur Nusa Tenggara Timur untuk mendapat pengesahan dari Menteri Dalam Negeri.

Berkaitan dengan hasil pemilihan yang sudah selesai. Tentunya, NasDem sebagai sebagai salah satu partai pengusung Pak Willy dan Pak Vicente sebagai Bupati dan Wakil Bupati tentunya menggantungkan harapan besar kepada mereka berdua. Harapan ini yang tentunya menjadi keinginan seluruh masyarakat Belu adanya perubahan bagi Kabupaten Belu lebih baik.

Baca juga :

"Saya kira Pak Willy sudah punya jam terbang untuk memimpin Kabupaten Belu satu periode yang lalu. Jadi kali ini saya kira Pemerintah yang ditinggalkan oleh Agus Taolin dan Alo Haleserens yang saya harap ini menjadi PR besar bagi Pak Willy dan Vicente," ucap mantan Waket DRPD Belu itu.

Jelas Cypri, Pemerintahan Agus Taolin dan Alo Haleserens sering disebut dengan Pemerintahan PLT. Pasalnya selesai masa jabatan Dinas-Dinas besar yang merupakan Dinas vital, seperti Dinas Pendidikan itu tidak pernah Kadis defenitif sampai dia berhenti.

Selain itu, Rumah Sakit Umum Daerah Atambua yang merupakan pusat pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Belu sampai dengan berhenti tidak ada Direktur RSUD defenitif.

"Hal-hal seperti ini PLT di segala tempat baik Dinas, di Badan maupun yang ada di asisten ini yang ditinggalkan seperti ini harus diperbaiki oleh Pak Willy dan Pak Vicente secara baik," pinta dia.

Selain itu, kaitan dengan pelayanan kesehatan yang terjadi diakhir-akhir ini dengan dihentikannya pengobatan gratis yang sudah dimuat di dalam APBD anggaran sebesar Rp 24,5 miliar tetapi Bupati tidak mau melakukan kontrak atau penandatanganan MOU dengan BPJS.

"Secepatnya Pak Willy dan Vicente masuk untuk melakukan perbaikan ini supaya masyarakat Belu kembali mendapat pelayanan gratis ini. Jadi pelayanan gratis ini tidak terlaksana bukan karena tidak ada aturan, bukan karena tidak ada anggaran, tapi karena ada pemimpin yang melanggar aturan ini yang terjadi," tegas Cypri.

Kembali dia berharap kepada Pak Willy dan Pak Vicente bisa kembali memperbaiki ini dengan pelayanan kesehatan gratis plus di dalam 12 program unggulan Pak Willy dan Pak di SMP sebagai Bupati dan Wakil Bupati.

Cypri tambahkan, dengan pelantikan Pak Willy dan Pak Vicente diharapkan roda perputaran ekonomi Belu bisa berjalan lebih baik dengan kondisi yang kondusif dan kepada Pak Willy dan Pak Vicente tolong menata birokrasi sekali lagi secara baik karena ada sedikit kejanggalan-kejanggalan dalam mergernya.

Lanjut dia, ada Dinas yang menjadi urusan wajib seperti Dinas Perhubungan digabung dengan Lingkungan Hidup dan ini tidak pas. Ini sesuatu yang agak gagal mungkin hanya ada di Republik ini. Terus Dinas Perikanan dan Peternakan ini dua bagian yang sebenarnya berbeda tidak bersentuhan Peternakan itu adalah bagian dari subsektor dari Pertanian, Perikanan itu berdiri sendiri.

"Ini yang harus ditata secara baik sehingga pengelolaan birokrasi bisa berjalan dengan baik, pelayanan publik bisa berjalan secara baik dan juga tidak kalah penting yaitu penataan kepariwisataan. Saya kira Pak Willy seorang tokoh visioner punya misi dan juga kemampuan untuk membangun hal-hal besar ini yang sudah pernah dilakukan dalam membangun patung bunda Maria sebagai wisata religi, sudah membangun kerjasama dengan Pemerintah Pusat dan mudah-mudahan ada inspirasi-inspirasi besar ke depan yang bisa dibuat untuk Kabupaten lima tahun ke depan," pungkas Cypri.

 

 

TAGS : Pemerintahan PLT Berakhir Harapan Cypri Temu Willy-Vicente