
(dok.ist) potongan rekaman CCTV sekelompok pemuda menyerang para pemuda di kilo meter 1, Kelurahan Rinbesi, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Rabu (1/1/2025) pagi.
KATANTT.COM---Penyidik Satreskrim Polres Belu telah kantongi identitas pelaku penyerangan terhadap sekelompok pemuda di kilo meter satu, Kelurahan Rinbesi, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL pada Rabu, 1 Januari 2025 kemarin.
Kasat Reskrim Polres Belu, IPTU Rio Rinaldy Pengabean menyampaikan, kejadian tersebut telah dilaporkan ke Kepolisian dan pihaknya telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi
"Sudah ada laporan Polisinya dan
kami sudah lakukan pemeriksaan saksi-saksi," ujar dia saat dikonfirmasi media, Kamis (2/1/2025).
Jelas Rio, pihaknya sudah melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Termasuk menganalisa bukti CCTV di lokasi kejadian Apotik 7 pulau.
Terkait kejadian tersebut pihaknya telah mengantongi identitas terduga pelaku penyerangan dan tengah dalam pengejaran.
"Kita sudah mendapatkan identitas terduga pelaku dan sedang melakukan pengejaran terhadap yang bersangkutan," sebut dia.
"Sudah dua saksi yang kita periksa. Kami juga sudah menganalisa bukti CCTV. Mohon waktu kami segera ungkap kejadian ini," ungkap Rio.
Diketahui, dalam rekaman CCTV yang beredar, Rabu tanggal 1 Januari 2024 pukul 6.17 Wita, sekelompok pemuda gunakan lima sepeda motor berboncengan tiga orang menghampiri para pemuda yang tengah duduk di emperan toko sebelah apotik 7 pulau.
Sekelompok pemuda yang turun dari motor langsung melakukan penyerangan secara membabi buta terhadap para pemuda tersebut. Saling balas menyerang dan kejar-kejaran antar pemuda tak terelakan.
Nampak sejumlah warga mulai berkeluaran di lokasi kejadian. Terlihat dua unit sepeda motor milik para pemuda penyerangan tertinggal di lokasi dan para pemuda yang kesal dengan aksi tersebut merusak motornya.
Akibat kejadian tersebut, dua oknum pemuda yang diserang mengalami luka berat yakni kena tusukan benda tajam berinisial DO dan salah satunya berinisial YS mengalami luka berat yakni babak belur akibat dikeroyok, dan saat ini keduanya tengah jalani perawatan medis di RS Atambua.
TAGS : Polres Belu Kasus Penyerangan Sekelompok Pemuda