
Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 741)GN menerima penyerahan senpi dan munisi dari warga perbatasan Kabupaten Belu.
KATANTT.COM---Warga Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL kembali menyerahkan senjata api dan munisi kepada Satgas Pamtas Sektor Timur Yonif 741/Garuda Nusantara.
Senpi jenis Springfield dan 4 butir munisi 5`5 mm aktif diserahkan secara sukarela oleh warga di Desa Asumanu, Kecamatan Raihat dan warga di Desa Lo`okeu, Kecamatan Tasifeto Barat pekan lalu.
Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif 741/GN, Letkol Inf. Gafur Thalib kepak media, Senin (16/12/2024).
Menurut dia, senpi jenis Springfield dan munisi diserahkan DM (60) warga Asumanu berawal dari kegiatan anjangsana yang dilaksanakan rutin oleh Pos Asumanu.
Diketahui bahwa cucunya DM menderita sakit telah berjalan 14 hari namun belum diperiksakan ke puskesmas oleh karena terkendala tidak memiliki dokumen administrasi yang lengkap.
Jelas Gafur, Danpos Asumanu Sertu Miftahul Ulum bersama anggota kesehatan pos kemudian berkoordinasi dengan pihak puskesmas sehingga dapat melaksanakan pengobatan.
Pada minggu berikutnya kembali Danpos bersama anggotanya mengunjungi rumah DM untuk mengecek kondisi cucunya sekaligus memberikan bantuan berupa susu formula dan pakaian anak.
Lanjut Gafur, dari situlah DM menceritakan bahwa ia masih menyimpan satu pucuk senjata beserta munisi peninggalan orang tuanya. Sambil menggali informasi, Danpos kemudian memberikan pengertian serta aturan dan larangan atas kepemilikan senjata harus disertai surat-surat.
"Pada anjangsana minggu berikutnya dengan sukarela DM menyerahkan satu pucuk senjata jenis Springfield dan empat butir munisi 5,56 mm setelah kembali diyakinkan oleh Danpos Asumanu," terang dia.
Sementara itu, penyerahan satu Senpin lainnya jenis Springfield oleh di DH (75) Kepala Adat warga Desa Lo`okeu saat kegiatan pembangunan Rumah Adat Suku Belimas yang dilaksanakan selama sejak Oktober hingga November 2024 lalu.
Kepala Adat, DH tersentuh hatinya sebagai ungkapan terima kasih atas bantuan anggota Pos Lo`okeu dalam pembangunan Rumah Adat tersebut dan menyerahkan satu pucuk senjata yang tersimpan sebagai barang pamali dalam rumah adat tersebut mulai dari tahun 1993.
"Jadi, selesai pengobatan keliling pada 3 Desember lalu, Danpos Lo`okeu, Sertu Lalu Panji Wirabhakti bersama anggotanya datangi DH dan secara sukarela serahkan satu pucuk senjata jenis Springfield," ungkap Gafur.
Senpi dan munisi hasil penyerahan warga perbatasan Belu telah diserahkan masing-masing Danpos ke Mako Satgas Pamtas RI-RDTL di Umanen, Kecamatan Atambua Barat guna diamankan.
Gafur berpesan kepada prajurit di seluruh Pos untuk tetap menjalin hubungan baik dan dekat dengan masyarakat sekitar sehingga dapat memudahkan kita untuk memperoleh informasi tentang barang peninggalan perang zaman dulu.
Ditekankan, ini kesekian kalinya melalui kegiatan anjangsana dan teritorial membuahkan hasil, laksanakan segala sesuatu awali dengan doa, kerjakan dengan tulus, ikhlas dan humanis dengan tetap memperhatikan faktor keamanan.
udah banyak Pos jajaran yang mendapatkan Senjata dan Munisi.
"Pesan saya kepada anggota, laksanakan segala sesuatu dengan tulus dan ikhlas. Yakinkan pada masyarakat binaan bahwa kita hadir disini untuk menjadi solusi bagi mereka yang membutuhkan," pungkas Gafur.
TAGS : Sukarela Warga Belu Serahkan Senpi dan Munisi Satgas Yonif 741/GN