
Prajurit Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 741/GN dibantu warga tengah mengerjakan jembatan penghubung antar kampung di Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Jumat (22/11/2024).
KATANTT.COM---Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 741/GN membangun jembatan penghubung atau penyeberangan di Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Jumat (21/11/2024).
Pembangunan jembatan penghubung antar kampung merupakan tanggap cepat aspira warga binaan Satgas Yonif 741/GN sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap rakyat disamping tugas menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI di perbatasan negara.
Dansatgas Yonif 741/GN, Letkol Inf. Gafur Thalib menyampaikan, tugas pokok Satgas Pamtas menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah, mencegah pelanggaran dan penyelundupan di daerah perbatasan.
"Namun, disamping itu juga tidak kalah penting dapat mengamalkan delapan wajib TNI, yaitu bisa menjadi solusi bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan," tandas dia.
Menurut Gafur, melalui segala koordinasi dengan pihak terkait diantaranya Lurah Umanen, Camat Atambua Barat, Kepala Dinas PU hingga Bupati Belu akhirnya tahap demi tahap pembangunan jembatan mulai dilaksanakan dari perencanaan dan persiapan.
"Hingga saat ini memasuki tahap pelaksanaan yang telah berjalan enam hari pengerjaannya dibantu warga setempat. Harapannya dapat terselesaikan dalam dua puluh hari kedepan terkait dengan akan memasuki musim penghujan," urai dia.
Jelas Gafur, jembatan yang dibangun di aliran sungai musiman ini menghubungkan antara RT 16 dengan RT 05 dan RT 17 di Kelurahan Umanen sebagai akses sehari-hari.
Untuk diketahui bahwa apabila akses melalui jalan utama terpaut jauh sekitar 3 kilo meter, sehingga masyarakat lebih mengutamakan jalan pintas ini namun terkendala apabila memasuki musim penghujan sering terjadi banjir yang otomatis menghambat aktivitas masyarakat terutama anak-anak SDK Sesekoe yang berada tepat 100 meter setelah melintasi aliran sungai tersebut.
Kembali ditekankan, Satgas Yonif 741/GN hadir untuk menjaga perbatasan namun bagaimana kami juga bisa bermanfaat dan mampu memberikan yang terbaik untuk masyarakat perbatasan Belu dan Malaka.
"Kami punya moto, kerja tuntas di tapal batas laksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas. Mohon dukungan doa bagi kami sehingga dapat mengamalkannya selama satu tahun kedepan di perbatasan," pinta Gafur.
TAGS : Peduli Rakyat Satgas Yonif 741/GN Bangun Jembatan Penyeberangan Kelurahan Umanen Perbatasan Belu