
YKPA foto bersama peserta bagi aktivitas perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM) dan sosialisasi alur atau mekanisme rujukan bersama LBH apik di aula Hotel Nusantara II Atambua, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Jumat (15/11/2024)
KATANTT.COM---Yayasan Karunia Pengembangan Anak (YKPA) adakan pelatihan paralegal bagi aktivitas perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM) dan sosialisasi alur atau mekanisme rujukan bersama LBH apik.
Kegiatan didukung Mitra Childund Internasional Indonesia dihadiri Dinas P3AP2KB, Dinas Sosial PMD Belu serta puluhan peserta dari Kabupaten Belu, Malaka dan TTU berlangsung di aula Hotel Nusantara II Atambua wilayah perbatasan RI-RDTL, Jumat (15/11/2024).
YKPA mitra ChildFund merupakan yayasan yang bergerak di bidang pemberdayaan dan perlindungan anak. Salah satu program kerja yang dijalankan yakni berupaya untuk dapat memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan yang aman bagi anak.
Upaya serius yang dilakukan adalah mengadopsi kebijakan safe guarding dan memastikan integrasi perlindungan anak dalam intervensi program pengasuhan, kecakapan hidup, penguatan kelompok anak dan orang muda.
Model integrasi yang dilakukan adalah mendorong Pelindungan anak terpadu berbasis masyarakat dengan harapan bahwa model PATBM ini dapat memperkuat struktur dan faktor perlindungan sehingga mengurangi faktor-faktor kerentanan anak terhadap resiko perlindungan anak di masyarakat
dan juga pemerintah.
Untuk maksud di atas dan demi terwujudnya desa PATBM yang baik dan benar secara manajemen, YKPA mitra ChildFund akan terus melakukan pendampingan secara intensif. YKPA juga meningkatkan pemahaman masyarakat melalui institusi sekolah, memberikan pelatihan dan pendampingan agar pihak sekolah selain melakukan kegiatan inti dalam Proses Belajar Mengajar (PBM) juga dapat menerapkan sistem dan mekanisme perlindungan anak di sekolah melalui Perlindungan Anak Berbasis Sekolah (PABS) integrasi TPPKSP sebagai salah satu strategi untuk mengurangi tingkat kekerasan terhadap anak.
Salah satu bentuk pendampingan yakni memonitoring langsung an melakukan pertemuan dengan aktivis PATBM, memberi materi kaitan positif disiplin bagi guru, sosialisasi stop bullyng bagi siswa dan koordinasi dengan stakeholder yang terkait di dalamnya.
"Oleh sebab itu, YKPA mitra Childund melakukan penguatan kapasitas kepada para aktivis PATBM melalui pelatihan paralegal bagi aktivis PATBM/PABS dari Belu, Malaka dan TTU selama tiga hari terhitung hari ini Jumat 15 sampai 17 November 2024 di hotel Nusa Dua Atambua," ujar Ketua Yayasan YKPA, Bernadina Dhana disela-sela kegiatan.
Dijelaskan, tujuan pelatihan yakni penguatan kapasitas para aktivis PATBM agar makin terampil dalam mendampingi masyarakat di desa masing-masing. Merefresh kembali perang-peran penting yang harus dilakukan para aktivis PATBM serta melihat kembali program kerja setiap aktivis PATBM per desa.
"Hasil yang diharapkan, aktivis PATBM makin terampil dalam mendampingi masyarakat, mampu melakukan kembali peran-peran penting di desa masing-masing. Mendapatkan input dan masukan agar program kerja PATBM dapat terus dilakukan di desa masing-masing dengan lebih baik lagi," terang Dhana.
Sebelumnya, Kadis P3AP2KB Belu, Sabina Mau Taek dalam sambutannya sekaligus membuka pelatihan menyampaikan, kegiatan yang dilakukan YKPA sangat penting karena selalu mendukung Pemda melalui intervensi program perlindungan anak.
Dikatakan, upaya-upaya perlindungan anak terus dilakukan dan tidak saja jadi tanggungjawab Pemerintah tetapi menjadi tanggungjawab juga seluruh elemen masyarakat.
"Khusus di Belu, kekerasan terhadap anak masih terjadi per Januari hingga Oktober 2024 sudah 48 kasus. Ini data-data yang dilaporkan kepada kami dan kita penanganannya lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait dengan dominasi kasus kekerasan seksual," uari dia.
Lanjut Sabina, tentunya kita berharap bahwa tidak lagi terjadi kekerasan terhadap anak. Kerhasa kita bersama penting bagaimana kita berupaya yang terpenting adalah pencegahan tidak terjadi kasus kekerasan terhadap anak.
"Sosialisasi-sosialiasi terus dilakukan kepada seluruh masyarakat guna hindari kekerasan terhadap anak. Melalui kegiatan hari ini diharapkan para peserta dapat ikuti secara baik-baik dari awal sampai akhir hingga apa yang jadi tujuan dari kegiatan ini dapat tercapai agar teman-teman aktivis terampil mendampingi masyarakat di desa masing-masing," pinta dia.
TAGS : YKPA Pelatihan Paralegal Aktivitas PATBM Warga Belu Malaka Timor Tengah Utara