
Kepala BPN Kabupaten Belu, Abel Asa Mau saat menyampaikan sambutan dalam acara implementasi penerbitan dokumen elektronik bertempat di Aula Hotel King Star Atambua wilayah perbatasan RI-RDTL, Senin (28/10/2024).
KATANTT.COM---Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Belu mengikuti launching Implementasi Layanan Elektronik dan Penerbitan Dokumen Elektronik wilayah Kantor BPN Provinsi NTT, Senin (28/10/2024).
Kegiatan diikuti Forkopimda Belu, para Notaris, perwakilan Bank, para Camat, Lurah dan empat Desa perwakilan bertempat di Aula Hotel King Star Atambua wilayah perbatasan RI-RDTL.
Adapun, peluncuran tersebut dilakukan serentak di 21 Kantor pertanahan se-NTT melalui zoom meeting yang di pusatkan di Kantor BPN Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Menurut Kepala BPN Belu, Abel Asa Mau, langkah ini sejalan dengan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN RI Nomor 3 Tahun 2023, yang mengatur penerbitan dokumen elektronik dalam kegiatan pendaftaran tanah.
Dikatakan, pihaknya telah menjalankan tahap pra-sertifikat elektronik di Kabupaten Belu dan siap melaksanakan layanan elektronik yang diluncurkan serentak hari ini.
Abel akrab disapa itu menjelaskan,
Kantor BPN Belu telah mengumpulkan sejumlah data pertanahan yang siap diubah menjadi elektronik, termasuk Buku Tanah : 82.951 lembar, Pra-Buku Tanah Elektronik : 1.088 lembar
"Selain itu, surat ukur 87.070 lembar, pra-surat ukur elektronik 1.852 lembar dan pra-sertifikat elektronik 609 eksemplar. Data ini sudah sinkron dan valid antara surat ukur dan buku tanah," terang dia.
Abel berharap, dengan peluncuran layanan dokumen elektronik ini dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pelayanan pertanahan terutama di daerah perbatasan Belu.
"Kami sangat bersyukur dengan peluncuran ini yang diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan kemudahan dalam pelayanan publik," ucap dia.
Kendati demikian, dia juga mengakui masih terdapat beberapa tantangan. Salah satunya seperti keterbatasan sumber daya manusia, masih perlu diatasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah kemajuan teknologi.
"Kita perlu membenahi sistem pelayanan dan memperkuat sumber daya manusia agar dapat menghadapi tantangan globalisasi dan modern," bilang Abel.
Lanjut dia, dengan layanan elektronik diharapkan potensi permasalahan terkait tanah seperti kehilangan, pencurian, pemalsuan, dan kerusakan data dapat diminimalisir. Sekaligus memberi kenyamanan lebih bagi masyarakat dalam mengakses layanan pertanahan.
Abel menegaskan, Kantor BPN Belu berkomitmen memastikan transisi dari sertifikat analog ke elektronik berjalan lancar dan berdampak positif dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
"Layanan elektronik ini tidak hanya mempermudah tetapi juga mengurangi risiko-risiko terkait permasalahan pertanahan," tambah dia.
Abel kembali berharap kerja sama dari semua unsur elemen untuk mendukung dan mensukseskan kegiatan layanan elektronik ini sehingga dapat memberikan dampak positif pada pembangunan daerah.
TAGS : Launching Dokumen Elektronik BPN Belu Komitmen Memudahkan Layanan Bagi Warga