WL-VH Kampanye di Belakang Lapas, Warga Keluhkan Jalan Masuk, Lampu Jalan dan Bronjong Sungai

Yansen Bau | Kamis, 26/09/2024 15:21 WIB

KATANTT.COM---Warga masyarakat belakang Lapas Atambua meminta agar akses jalan raya menuju pemukiman diperbaiki atau diaspal dan lampu penerangan jalan. Paslon Willy Lay-Vicente Hornai atau paket Sahabat Sejati menyalami warga saat tatap muka terbatas di perkampungan belakang Lapas Atambua, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Kamis (26/9/2024)

KATANTT.COM---Warga masyarakat belakang Lapas Atambua meminta agar akses jalan raya menuju pemukiman diperbaiki atau diaspal dan lampu penerangan jalan.

Lebih dari itu, warga juga meminta agar dibangun bronjong di bantaran sungai. Pasalnya setiap musim hujan banjir selalu meluap hingga merendam perumahan warga yang berada di pinggir sungai.

Demikian salah seorang warga, Hornai Banunaek dalam sesi dialog saat kampanye hari kedua Paslon Bupati-Wakil Bupati Belu nomor urut 1, Willybrodus Lay-Vicente Hornai di belakang Lapas Atambua, Kelurahan Fatukbot, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Kamis (26/9/2024).

Menurut Banunaek, keluhan warga soal kondisi jalan raya, lampu penerangan jalan dan bronjong sudah disampaikan berulang kali. Namun, hingga saat ini belum ditanggapi pihak Pemerintah.

Baca juga :

Kesempatan itu juga, Urbano Martins mewakili anak muda menyampaikan soal susahnya mendapatkan lapangan pekerjaan Selain itu rumah layak huni, dan fasilitas pendidikan PAUD atau TK di pemukiman belakang Lapas.

"Saya di sini mewakili muda-mudi untuk menyampaikan beberapa harapan kami dan kami yakni Bapak berdua terpilih bisa menjawab itu," ujar dia.

Selain itu, Martins juga meminta kepada Paslon untuk diperhatikan dalam bilang olahraga, karena selama ini olahraga di Kabupaten Belu vakum dari pertandingan atau turnamen.

"Kami berharap Bapak bisa bantu kami dalam hal ini memberikan bola kaki, bola voli, dan kostum. Kami akan memenangkan Paket Sahabat Sejati di belakang Lapas Atambua," tandas dia.

Menyikapi itu, Calon Bupati Belu, Willy Lay menyampaikan paket Sahabat Sejati tidak memberikan janji-janji manis. Tapi akan berbuat nyata kepada warga dengan 12 program yang dimiliki Paslon Willy-Vicente nomor urut 1.

Dikatakan, ada peduli dari anak muda yang meminta membangun sekolah PAUD. Jika diberikan mandat kepada paket Sahabat Sejati memimpin Belu akan akan dibangun sekolah di belakang Lapas.

``Ini luar biasa ada pemuda hebat yang peduli dengan pendidikan. Bersama kita berjuang pasti ada jalan baik. Kalau dipercaya pimpin Belu, program 1 Kelurahan Rp.1 miliar untuk kegiatan warga," terang Willy Lay.

Lebih lanjut, dalam tatap muka terbatas hari kedua itu disampaikan, akan membuka kursus-kursus untuk ibu-ibu tenun kain, untuk pada pemuda terutama membuka usaha perbengkelan dan jenis usaha lainnya.

"Kita prioritas usahakan tiga Kecamatan atasi krisis air bersih dua kali mengalir dalam seminggu dan akan bangun satu sumur bor di Lapas terlepas dari program 1 Desa 1 sumur bor," ujar Mantan Bupati Belu itu.

Senada, Cawabup Bupati, Vicente Hornai Gonsalves menyampaikan rasa prihatin untuk kondisi warga belakang Lapas dan berjanji akan membawa keluar dari kesusahan selama ini.

"Jangan dengar orang datang janji asal janji. Orang lain datang hanya menipu, jangan dipercaya mereka hanya janji manis," ucap dia.

Dikatakan, paket Sahabat Sejati memiliki 12 program unggulan dari pengobatan gratis, sekolah gratis, SIM gratis, pro petani, peternak dan nelayan serta beberapa program lainnya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Apabila dikasih mandat untuk saya dengan Pak Willy Lay, ingat coblos paket Sahabat Sejati nomor urut 1 di tanggal 27 November mendatang. Diberikan kepercayaan, kami akan keluarkan kalian dari kesusahan selama ini," pungkas Vicente.

 

 

TAGS : Paslon WL-VH Kampanye di Belakang Lapas Keluhkan Jalan Masuk Lampu Jalan Bronjong Sungai