
Kapolres Belu, AKBP Benny Arief
KATANTT.COM---Polres Belu masih menunggu hasil otopsi penyebab kematian Dion Fahik (20), warga Dusun Fatukaduak, Desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL.
Kapolres Belu, AKBP Benny Miniani Arief mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan hasil otopsi jenazah pasca di otopsi Tim Medis
Bid Dokkes Polda NTT.
"Terkait penemuan jenazah di Pantai Motaain, sampai hari ini kita belum dapatkan hasil otopsi. Kita masih menunggu hasil otopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara," terang dia didampingi Kasi Propam Polres Belu ketika dikonfirmasi media di Mapolres Belu, Selasa (27/8/2024).
Jelas mantan Kapolres Sumba Barat itu, belum lama ini dirinya meminta tolong kepada Kasat Reskrim untuk mengecek ke Polda terkait hasil otopsi jenazah tersebut, namun belum ada hasilnya.
"Setelah hasil otopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara itu kita peroleh, nanti kita akan sampaikan ke rekan-rekan bagaimana perkembangannya sehingga kita lebih pasti apa yang menjadi penyebab kematian korban," bilang dia.
Lanjut Benny, hingga kini sudah tiga orang dari pihak keluarga yang telah dimintai keterangan oleh penyidik terkait temuan jenazah tersebut.
"Karena kita masih menunggu hasil otopsinya, sehingga bisa dipastikan lagi siapa-siapa lagi yang akan dimintai keterangan," pungkas dia.
Diketahui, jenazah korban Dion Fahik ditemukan oleh nelayan yang sedang mencari ikan di perairan Motaain, Kecamatan Tasifeto Timur wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Timor Leste pada 10 Agustus 2024 lalu.
TAGS : Polres Belu Tunggu Hasil Otopsi Jenazah Pria Perairan Motaain