Unjuk Rasa Warnai Pelantikan Pengurus Partai Demokrat NTT, Satgas Covid-19 Perintah Bubarkan

Imanuel Lodja | Jum'at, 11/03/2022 17:48 WIB

Pelantikan pengurus DPD Partai Demokrat Nusa Tenggara Timur (NTT) diwarnai aksi demonstrasi oleh pendukung eks Ketua DPD Partai Demokrat NTT, Jefri Riwu Kore.  Satgas Covid-19 Kota Kupang saat turun ke Hotel Kristal menanyakan ijin dari Satgas Covid-19 terkait pelantikan pengurus DPD Partai Demokrat NTT yang diwarnai aksi demo Simpatisan Jeriko.

KATANTT.COM--Pelantikan pengurus DPD Partai Demokrat Nusa Tenggara Timur (NTT) diwarnai aksi demonstrasi oleh pendukung eks Ketua DPD Partai Demokrat NTT, Jefri Riwu Kore.

Massa aksi memenuhi jalan raya depan Hotel Kristal Kupang, sejak jam 8.00 pagi tadi, Jumat (11/3/2022). Karena mengumpulkan banyak orang, Satgas Covid-19 turun ke lokasi kegiatan untuk melakukan penertiban.

Dipimpin Kasat Pol PP, Rudy Abubakar dan Kepala BPBD Kota Kupang, Ernest Ludji, Satgas meminta massa aksi untuk membubarkan diri.

Namun massa aksi menolak untuk membubarkan diri, dengan alasan Satgas juga harus membubarkan kegiatan pelantikan. Satgas pun masuk dan berkoordinasi dengan panitia pelantikan.

Baca juga :

Kasat Pol PP Kota Kupang, Rudy Abubakar mengatakan, panitia penyelenggara menyampaikan kepada mereka bahwa sudah mendapatkan surat rekomendasi dari Satgas Provinsi Nusa Tenggara Timur.

"Panitia menyampaikan kepada kami bahwa panitia memperoleh rekomendasi dari provinsi," ungkapnya.

Walau demikian, Rudy tetap berpedoman bahwa yang berhak mengeluarkan izin adalah Satgas Covid-19 Kota Kupang, karena bertanggungjawab terhadap wilayah.

Kegiatan pelantikan tetap dilakukan, sehingga Satgas Kota Kupang tidak akan bertanggungjawab jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

"Saya dan om Ernest (kepala BPBD Kota Kupang) sudah bertemu panitia dan menyatakan bahwa ini menjadi tanggung jawab Satgas provinsi, bukan kota sehingga kegiatan pelantikan tetap dilaksanakan. Jika terjadi hal-hal di kemudian hari, bukan menjadi tanggung jawab kami," jelas mantan camat Kota Raja, Kota Kupang ini.

Rudy menegaskan, kedatangan Satgas Covid-19 Kota Kupang ke tempat pelantikan pengurus DPD Demokrat Nusa Tenggara Timur, dalam rangka penegakkan protokol kesehatan.

"Harus diakui bahwa saudara-saudara yang ada disini tidak mentaati protokol kesehatan, oleh karena itu kami sampaikan semua yang ada disini bahwa kegiatan ini bukan menjadi tanggung jawab Satgas Covid-19 Kota Kupang. Maka saya minta dengan hormat sebagai Kasat Pol PP, meminta teman-teman untuk membubarkan diri," tutup Rudy.

 

TAGS : Partai Demokrat Satgas Covid-19 Bubarkan Pelantikan