• Nusa Tenggara Timur

Babinsa Koramil Ruteng Amankan Tradisi Caci Syukuran Kaul Kekal Putra Asli Satar Ngkeling

Wilibrodus Jatam | Rabu, 08/07/2026 13:43 WIB
Babinsa Koramil Ruteng Amankan Tradisi Caci Syukuran Kaul Kekal Putra Asli Satar Ngkeling Tradisi Caci digelar di Rumah Gendang Ting Leda, Desa Satar Ngkeling, sebagai ungkapan syukur atas Kaul Kekal Romo Alfonsius Cai, dengan pengamanan dari Babinsa Koramil 1612-01/Ruteng.

KATANTT.COM---Komitmen TNI dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal kembali ditunjukkan melalui kehadiran Babinsa Koramil 1612-01/Ruteng, Serka Agus Rame, pada pelaksanaan tradisi Caci dalam rangka syukuran Kaul Kekal (Pertahbisan) Romo Alfonsius Cai, putra asli Desa Satar Ngkeling, Kecamatan Wae Ri`i, Kabupaten Manggarai.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis, di halaman Rumah Gendang Ting Leda, Dusun Leda, berjalan aman, tertib, dan penuh sukacita. Selain melaksanakan pengamanan, Babinsa juga membangun komunikasi dengan tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat sebagai bagian dari pembinaan teritorial guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Kami hadir untuk memastikan masyarakat merasa aman sehingga seluruh rangkaian kegiatan adat dan keagamaan berlangsung tertib, lancar, dan penuh kebersamaan," tegas Serka Agus Rame.

Tradisi Caci yang menjadi warisan budaya masyarakat Manggarai digelar sebagai ungkapan syukur atas penerimaan Kaul Kekal Romo Alfonsius Cai. Tradisi tersebut tidak hanya menjadi simbol penghormatan kepada putra daerah yang mengabdikan diri sebagai imam, tetapi juga mencerminkan nilai persaudaraan, kebersamaan, dan penghormatan terhadap adat istiadat yang terus dijaga masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Keuskupan Ruteng, Pastor Paroki Monfort Poco, Ketua Dewan Gereja Stasi Ting, para tua adat dari empat rumah adat di Desa Satar Ngkeling, Babinsa Koramil 1612-01/Ruteng, tokoh agama, tokoh pendidik, tokoh pemuda, serta ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.

Serka Agus Rame menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan adat dan keagamaan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya sekaligus upaya menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

"Tradisi Caci adalah warisan budaya yang mempererat persaudaraan. TNI akan terus hadir mendukung kegiatan masyarakat dan menjaga situasi tetap kondusif," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh adat Desa Satar Ngkeling mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selama ini dinilai selalu mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan adat maupun sosial.

"Kehadiran Babinsa memberi rasa aman dan menjadi bukti bahwa TNI selalu bersama masyarakat dalam menjaga adat, budaya, dan persatuan," ungkap tokoh adat tersebut.

Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Babinsa kembali menegaskan komitmen Koramil 1612-01/Ruteng untuk terus mendukung setiap kegiatan masyarakat serta memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keharmonisan dan kelestarian budaya Manggarai.

FOLLOW US