• Nusa Tenggara Timur

Pasien Covid-19 Ikut Mencoblos di Pilkada Malaka

Imanuel Lodja | Rabu, 09/12/2020 16:44 WIB
Pasien Covid-19 Ikut Mencoblos di Pilkada Malaka Petugas medis yang merawat pasien Covid-19 RSPP Betun sementara mencoblos pada Pilkada Malaka, Rabu (9/12).

katantt.com--Antusias warga menggunakan hak pilih untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) cukup tinggi.

Rabu (9/12/2020), saat pencoblosan, salah satu dari dua pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Penyangga Perbatasan (RSPP) Betun-Malaka, ikut menggunakan hak suaranya.

Direktur Rumah Sakit Penyangga Perbatasan (RSPP) Betun, dr. Oktelin K Kaswadie mengaku selain seorang pasien Covid-19, sembilan tenaga medis yang merawat dua pasieb Covid-19 diberi hak yang sama untuk mencoblos.

Meski begitu, dr. Oktelin menegaskan bahwa pihaknya tetap mengedepankan protokol kesehatan yang diberlakukan.

"Satu pasien Covid-19 dan sembilan tenaga medis yang merawat kedua pasien Covid-19 yang sedang menjalani karantina mandiri di rumah sakit, sehingga tidak mencoblos di rumah. Mereka tidak bisa kontak langsung dengan petugas, oleh karena itu jarak petugas dengan mereka dua meter," jelas Oktelin.

Ia menjelaskan, dua pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan berasal dari Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Malaka. Keduanya terpapar dari pelaku perjalanan dari luar wilayah Nusa Tenggara Timur.

"Untuk pasien Covid-19 kita isolasi 14 hari, otomatis tidak pulang. Ada dua pasien, satunya warga dari Ayotupas, Kabupaten Timor Tengah Selatan yang dititipkan disini. Yang satu merupakan warga Kabupaten Malaka, sehingga nanti kita meminta yang warga Malaka ini untuk mencoblos tapi kita dan petugas tidak masuk untuk bertemu dia, kita lewat kaca jendela," jelasnya, Rabu (9/12).

Menurut Oktelin Kaswadie, pasien yang mencoblos diberitahukan untuk membuka jendelanya kemudian menunjuk calon bupati dan wakil pilihannya, lalu dicoblos oleh petugas dengan disaksikan langsung saksi kedua pasangan calon, KPU dan Bawaslu Kabupaten Malaka.

"Pasien disuruh buka jendelanya, dan petugas dari KPU, Panwaslu, pihak rumah sakit dan saksi kedua pasangan calon yang didampingi aparat kepolisian, menunjukkan kertas surat suara, lalu pasien menunjuk calon pilihan yang kemudian dicoblos oleh petugas. Kedua pasien ini terpapar dari pelaku perjalanan," ungkapnya.

Pemilukada Kabupaten Makaka periode 2021-2025 diikuti oleh dua paket. Calon nomor urut satu merupakan pasangan calon Simon Nahak-Kim Taolin (SN-KT), sedangan pasangan nomor urut dua Stefanus Bria Seran-Wandelinus Taolin (SBS-WT).

 

FOLLOW US