KATANTT.COM---Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) tidak semestinya dipandang sebagai ancaman yang akan menggantikan jurnalis. Sebaliknya, teknologi tersebut dapat menjadi asisten kerja yang mempercepat pengolahan informasi, memperkuat kapasitas redaksi, sekaligus membuka peluang baru bagi media untuk mengembangkan produk dan sumber pendapatan.
PR2Media bersama dengan Koalisi Keberlanjutan Media (KKM) menyelenggarakan diskusi dengan komunitas pers yang mendorong Dewan Pers untuk segera mengesahkan Peraturan tentang Dana Jurnalisme Indonesia (Kamis, 20/08/2026).
Jurnalisme harus bekerja secara netral, objektif, serta berpegang pada fakta dan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalis (KEJ). Jurnalis tidak boleh menggunakan berita untuk menjatuhkan pihak lain, memberi vonis bersalah sebelum ada keputusan hukum, atau melayani pesanan kelompok tertentu.
KATANTT.COM---Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menegaskan bahwa perjuangan mempertahankan kebebasan pers belum selesai. Di tengah tekanan ekonomi media, kekerasan terhadap jurnalis, intimidasi, serangan digital, kriminalisasi hingga intervensi terhadap ruang redaksi, jurnalis dituntut tetap berani bersuara dan menjaga independensi.
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mengecam rangkaian intimidasi dan penghalangan kerja jurnalistik yang dialami sejumlah jurnalis saat melakukan peliputan di Pulau Obi, Maluku Utara dan menilai ucapan pengacara Hotman Paris Hutapea yang merendahkan jurnalis saat menjalankan tugas jurnalistik merupakan bentuk intimidasi yang tidak sejalan dengan prinsip kebebasan pers.
Jurnalis perempuan jadi korban terbanyak yang dibunuh selama 2024 menurut data Women Press Freedom. Secara global, ada 951 kekerasan terhadap jurnalis perempuan. Naik 56 persen dibanding 2023. Rinciannya, 21 jurnalis perempuan dibunuh, 128 mengalami serangan fisik 156 insiden pelecehan hukum, dan 134 kasus ancaman dan intimidasi.
Jurnalis profesional tidak boleh terlibat politik untuk menjaga independensi, objektivitas, dan kepercayaan publik. Keterlibatan dalam politik akan memicu konflik kepentingan yang membuat karya jurnalistik rentan bias dan tidak lagi berimbang.
KATANTT.COM---Dunia pers saat ini tengah berdiri di persimpangan jalan yang terjal. Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi, media massa dituntut untuk tidak sekadar mengejar kecepatan informasi, tetapi wajib memegang teguh integritas sebagai pilar keempat demokrasi.
KATANTT.COM---Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, secara resmi membuka kegiatan Workshop Jurnalistik yang diinisiasi oleh Persatuan Jurnalis Manggarai (Prisma) di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai pada Senin, 9 Februari 2026.
KATANTT.COM---Dewan Pers dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) guna memperkuat perlindungan, keselamatan, serta ekosistem kebebasan pers di Indonesia. Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Kantor Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026).
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia hadir dan memberikan keterangan pada sidang lanjutan uji materiil Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers di Mahkamah Konstitusi (MK). Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan para pihak terkait ini juga dihadiri oleh Dewan Pers dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). AJI Indonesia hadir sebagai Pihak Terkait dalam perkara Nomor 145/PUU-XXIII/2025 yang diajukan oleh Ikatan Wartawan Hukum (IWAKUM).
Polda Nusa Tenggara Timur menjadi Polda pertama di Indonesia yang memberikan kapasitas kepada anggotanya dengan memasukkan materi Pendidikan Junalistik untuk sisiswi Bintara dan Tamtama.
Festival Media (Fesmed) 2025 resmi dibuka di Gedung E Benteng Ujung Pandang, Makassar, Jumat (12/9/2025). Perhelatan tahunan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia ini menghadirkan ratusan jurnalis, akademisi, aktivis, hingga komunitas sipil dari berbagai daerah.
KATANTT.COM---Perayaan ulang tahun ke-31 Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia pada 2025 ditandai tekanan berlipat kepada jurnalis dan media massa. Represi yang tidak berhenti, ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK), dan swasensor yang bisa menggerus independensi ruang redaksi membayangi hari-hari peringatan kelahiran AJI yang dideklarasikan pada 7 Agustus 1994.
Perayaan ulang tahun ke-31 Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia pada 2025 ditandai tekanan berlipat kepada jurnalis dan media massa. Represi yang tidak berhenti, ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK), dan swasensor yang bisa menggerus independensi ruang redaksi membayangi hari-hari peringatan kelahiran AJI yang dideklarasikan pada 7 Agustus 1994.