Dalam rangka menerapkan energi berkeadilan di seluruh pelosok negeri, Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral bersama PT Pertamina (Persero) meresmikan 7 titik BBM satu harga di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Pemerintah mendorong pengembangan secara progresif untuk PLTS atap dan membuka peluang bisnis mengingat harga panel Surya yang makin ekonomis.
Joko Widodo menunjuk Guru Besar Teknik Pertambangan dan Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB) Tutuka Ariadji sebagai Dirjen Migas
Pertamina sudah mulai melakukan sosialisasi dan uji coba khususnya di Pulau Bali.