Ngabuburit Pengawasan: Momentum Penguatan Spirit Kelembagaan dan Demokrasi

Emanuel Suryadi | Kamis, 12/03/2026 14:23 WIB

KATANTT.COM---Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat kembali menggelar kegiatan Bawaslu Manggarai Barat menggelar Ngabuburit Pengawasan bersama warga Kampung Sok Rutung untuk perkuat demokrasi, Rabu (11/3/2026).

KATANTT.COM---Bawaslu Kabupaten Manggarai Barat kembali menggelar kegiatan "Ngabuburit Pengawasan" bersama warga dan remaja masjid di Kampung Sok Rutung, Desa Pantar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, pada Rabu (11/03/2026).

Berbeda dengan format sebelumnya yang bersifat internal, kali ini Bawaslu Manggarai Barat sengaja menggandeng elemen masyarakat luas. Dalam suasana bulan suci Ramadhan, pendekatan religius dipilih sebagai sarana mengisi waktu menjelang berbuka puasa dengan kajian edukatif seputar kepemiluan.

Kegiatan bertema "Penguatan Spirit Kelembagaan" ini menjadi cerminan komitmen Bawaslu dalam memperkokoh fondasi lembaga, strategi pengawasan, serta penegakan hukum. Hal ini merupakan bagian dari proses konsolidasi demokrasi guna menyongsong Pemilu 2029 yang lebih berkualitas.

Ketua Bawaslu Manggarai Barat, Maria Magdalena S. Seriang, menegaskan bahwa meski saat ini sedang berada dalam masa non-tahapan pemilu, Ngabuburit Pengawasan menjadi momentum krusial untuk refleksi kelembagaan dan penguatan tugas pokok serta fungsi.

Baca juga :

"Menjelang waktu berbuka Magrib, kami membuka ruang kajian kepemiluan antara Bawaslu dan masyarakat. Tujuannya adalah memperkuat literasi publik terkait pengawasan pemilu dan demokrasi melalui pendekatan religius," ujar Maria.

Maria menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan spiritualitas dan literasi hukum kepemiluan, sekaligus menyerap aspirasi serta kritik publik terkait penguatan lembaga, strategi pengawasan, dan agenda perbaikan Pemilu ke depan.

Selain itu, Ia menegaskan bahwa kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat strategi pengawasan partisipatif sekaligus menghasilkan catatan evaluatif dan rekomendasi menuju penyelenggaraan pemilu 2029.

Sejumlah topik hangat turut dibahas dalam diskusi tersebut, mulai dari kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengawas, tata kelola kelembagaan, strategi pencegahan, pengawasan partisipatif, hingga penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa pemilu. Tak lupa, aspek integritas dan etika penyelenggara pemilu juga menjadi sorotan utama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran kritis masyarakat meningkat. Dengan demikian, pengawasan pemilu tidak lagi hanya bertumpu pada lembaga formal, tetapi menjadi tanggung jawab kolektif seluruh lapisan masyarakat demi demokrasi yang sehat.

 

TAGS : Bawaslu Bawaslu Manggarai Barat Labuan Bajo Ngabuburit Pengawasan Bulan Ramadhan