Pelaku Penganiayaan Ibu Rumah Tangga di Rote Ndao Akhirnya Dibekuk di Kupang

Imanuel Lodja | Selasa, 24/02/2026 19:09 WIB

PAGM alias Neno (20), tidak berkutik saat polisi dari Resmob Polda NTT mengamankannya pada Senin (23/2/2026) malam. Neno ditangkap tim Resmob Polda NTT yang dipimpin Ipda Theorangga Rohi di kos-kosannya di Jalan Tunbes Tuan Sungkaen, Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Terduga pelaku penganiayaan di Kabupaten Rote Ndao diamankan tim Resmob Polda NTT pada Senin (23/2/2026) malam

KATANTT.COM--PAGM alias Neno (20), tidak berkutik saat polisi dari Resmob Polda NTT mengamankannya pada Senin (23/2/2026) malam. Neno ditangkap tim Resmob Polda NTT yang dipimpin Ipda Theorangga Rohi di kos-kosannya di Jalan Tunbes Tuan Sungkaen, Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Neno merupakan pelaku penganiayaan terhadap seorang ibu rumah tangga (IRT) di rumah Agustaf Fuah di Hailean RT 007/RW 004, Dusun Oepua, Desa Serubeba, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao. Neno menganiaya korban hingga mengalami luka berat di kepala pada 17 Februari 2026 lalu.

Pasca menganiaya korban, terduga pelaku kabur ke Kota Kupang dengan kapal dan tinggal di sebuah tempat kost di Kelurahan Naimata, Kota Kupang. Sementara korban dirawat intensif di rumah sakit di Kabupaten Rote Ndao.

Kerabat korban kemudian membuat laporan polisi nomor LP/B/08/ll/2026/SPKT/Polsek Rote Timur/Polres Rote Ndao/ Polda NTT, tanggal 21 Februari 2026.

Baca juga :

Terduga pelaku secara kooperatif bersedia diamankan oleh Unit Resmob dan kemudian dibawa ke Mako Ditreskrimum Polda NTTPolda NTT kemudian berkoordinasi dengan Polsek Rote Timur untuk serah terima terduga pelaku dan proses hukum lebih lanjut.

TAGS : Polda NTT Kasus Penganiayaan Kabupaten Rote Ndao