
Suasana Lomba Cipta Menu B2SA antar-kelurahan se-Kecamatan Langke Rembong yang digelar TP PKK sebagai upaya mendukung percepatan penanganan stunting.
KATANTT.COM---Pemerintah Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai melalui Tim Penggerak PKK menggelar Lomba Cipta Menu B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) di halaman kantor camat, Jumat (28/11/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 20 kelurahan se-Kecamatan Langke Rembong sebagai salah satu langkah memperkuat program percepatan penanganan stunting sekaligus memeriahkan peringatan Hari Ibu ke-79 pada 22 Desember mendatang.
Dalam perlombaan tersebut, setiap peserta menyajikan aneka kreasi makanan berbahan dasar lokal yang memenuhi standar gizi dan dinilai secara profesional oleh tim juri.
Antusiasme peserta terlihat tinggi, mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang dalam mencegah stunting.
Ketua TP PKK Kecamatan Langke Rembong, Yustina Gau, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemenuhan pangan merupakan komponen mendasar dalam membentuk kualitas sumber daya manusia.
Ia menyebut lomba ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang prinsip B2SA sekaligus mendorong kreativitas dalam mengembangkan pangan lokal yang memiliki nilai komersial dan berkelanjutan.
"Pola konsumsi pangan yang sehat harus dimulai dari keluarga. Olahan pangan bukan hanya soal rasa, tetapi sangat menentukan status gizi seseorang," ujarnya.
Yustina juga menyoroti masih rendahnya konsumsi sayur, buah, dan protein berkualitas di tengah masyarakat.
"Fenomena yang terjadi saat ini, konsumsi sayur dan buah masih minim, sementara makanan berkadar gula tinggi justru dominan dalam konsumsi harian," tambahnya.
Ia mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai bentuk kemandirian keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi. Menurutnya, kekayaan pangan lokal Manggarai sangat potensial untuk diolah menjadi hidangan sehat, aman, dan bergizi.
Melalui lomba ini, masyarakat diharapkan semakin termotivasi mengolah pangan lokal secara kreatif demi menciptakan generasi yang lebih berkualitas.
"Kami ingin membangkitkan kesadaran bahwa pangan lokal memiliki potensi besar bagi pemenuhan gizi keluarga dan peningkatan ekonomi," tegasnya.
Ibu Wakil Bupati Manggarai, Apolonia Ijuk Abu, turut hadir sekaligus memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyambut baik inisiatif TP PKK Langke Rembong dalam mendorong pemanfaatan pangan lokal.
"Saya sangat mendukung lomba-lomba seperti ini agar bermanfaat bagi kita semua, keluarga kita, dan terutama anak-anak kita dalam mencegah stunting," ujarnya.
Sementara itu, Camat Langke Rembong sekaligus pembina kegiatan, Eremeius Gonzaga Gau, menyampaikan bahwa lomba ini juga merupakan rangkaian menuju peringatan Hari Ibu ke-79.
Ia menyoroti kecenderungan sebagian keluarga, terutama anak-anak, yang lebih memilih makanan instan dibanding pangan lokal, padahal potensi pangan lokal Manggarai sangat melimpah.
Camat Ginza juga menekankan pentingnya diversifikasi pangan demi meningkatkan ketahanan pangan keluarga.
"Ada jagung, ubi, singkong, pisang, kacang-kacangan, dan berbagai umbi-umbian yang dapat menjadi sumber karbohidrat sehat. Ini harus kita manfaatkan," tutupnya.
Kegiatan ini berakhir dengan pengumuman para pemenang. Kelurahan Pitak meraih Juara I, disusul Kelurahan Tenda sebagai Juara II dan Kelurahan Mbaumuku sebagai Juara III.
Untuk kategori harapan, Kelurahan Pau dinobatkan sebagai Harapan I dan Kelurahan Lale meraih Harapan II. Panitia memberikan apresiasi atas kreativitas para peserta dalam mengolah pangan lokal bernilai gizi tinggi.
TAGS : Manggarai B2SA Stunting TP PKK Langke Rembong