Usai Naikkan Tunjangan Dewan, Gubernur `Kumpulkan`Pejabat Pemprov di Unhan Belu Telan Rp 1 M

Reli Hendrikus | Selasa, 23/09/2025 08:40 WIB

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menyandang predikat sebagai provinsi termiskin keenam di Indonesia sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) pada, Jumat (25/6/2025). Data BPS menyebutkan NTT  menduduki peringkat keenam dengan persentase kemiskinan 18,6% di bawah Provinsi Papua Pegunungan menduduki peringkat teratas dengan persentase kemiskinan mencapai 30,03%. Surat Gubernur NTT

KATANTT.COM--Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menyandang predikat sebagai provinsi termiskin keenam di Indonesia sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) pada, Jumat (25/6/2025).

Data BPS menyebutkan NTT  menduduki peringkat keenam dengan persentase kemiskinan 18,6% di bawah Provinsi Papua Pegunungan menduduki peringkat teratas dengan persentase kemiskinan mencapai 30,03%.

Peringkat kedua hingga kelima diisi oleh Papua Tengah (28,9%), diikuti oleh Papua Barat (20,66%), Papua Selatan (19,71%) dan Papua sendiri yang menempati posisi kelima dengan 19,16% penduduk miskin. 

Di tengah kemiskinan rakyat NTT di era kepemimpin Gubernur, Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur, Johni Asadoma justru menaikkan tunjangan wakil rakyat. Tunjangan rumah dan transporrasi bagi 65 anggota DPRD Provinsi NTT mengalami kenaikan. Tunjangan ini naik berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 22 Tahun 2025.

Baca juga :

Meski kemudian kenaikan tunjangan untuk wakil rakyat ini kemudian dianulir setelah ada nya berbagai demo masyarakat di seluruh Indonesia termasuk di Nusa Tenggara Timur.

Kini, Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena kembali menggelar reatreat untuk pejabat Pemprov NTT baik pejabat eselon II, III dan pejabat eslon IV. Hal ini dalam surat Gubernur NTT nomor800/426/BKD 3.3 perihal pemanggilan peserta retreat tertanggal 3 September 2025 yang ditandatangani Sekretaris Daerah NTT, Kosmas Lana atas nama Gubernur NTT.

Dalam surat setebal dua halaman tersebut disebutkan bahwa retreat pejabat Pemprov NTT ini akan dilaksanakan dalam dua tahap yakni tahap pertama untuk pejabat eselon II pada tanggal 23-29 September dan tahap kedua untuk pejabat eselon III dan eselon IV pada tanggal 1-3 Oktober 2025.

Khabarnya dana yang digunakan untuk acara mengumpulkan pejabat Pemprov NTt yang dinamai retreat ini menelan anggaran senilai Rp 1 miliar yang bersumber dari APBN NTT.

 

TAGS : Gubernur NTT Melkiades laka Lena Reatreat Pemprov NTT