Kodim Ngada Terjunkan Personel Evakuasi Korban Banjir di Nagekeo

Yansen Bau | Selasa, 09/09/2025 22:26 WIB

KATANTT.COM---Kodim 1625/Ngada menerjunkan personel untuk membantu evakuasi korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda lima Desa di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Selasa (9/9/2025) pagi. Personel Kodim Ngada bersama warga evakuasi korban banjir di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Selasa (9/9/2025).

KATANTT.COM---Kodim 1625/Ngada menerjunkan personel untuk membantu evakuasi korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda lima Desa di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Selasa (9/9/2025) pagi.

Adapun, lima Desa terdampak bencana alam diantaranya, Desa Maukeli, Desa Lokalaba, Desa Sawu dan Desa Aewoe (bencana banjir) serta Desa Kelewae (bencana tanah longsor).

Sebanyak, delapan (8) warga di Dusun Sawu dinyatakan hilang dalam bencana tersebut. Selain merenggut korban, bencana juga memporak porandakan pemukiman warga lima Desa.

Dandim 1625/Ngada, Letkol Inf. Imam Subekti menyampaikan, dalam pencarian korban bencana tersebut dikerahkan 8 anggota Babinsa Koramil 1625-03/Boawae, 12 anggota Babinsa
Koramil 1625-4/Mauponggo, Danramil 1625-05/Aesea beserta 3 anggota unit.

Baca juga :

Dalam pencarian korban, personel Kodim Ngada bersama warga serta tim gabungan penyelamat dari Anggota Yon TP 834/WM dan BPBD Nagekeo menemukan tiga korban berinisial F (1,1), ESB (13) dan IN (50) dalam kondisi meninggal dunia.

Selain itu, seorang warga berinisial EC (36) ditemukan dalam kondisi selamat namun mengalami luka-luka dan tengah mendapat perawatan medis di Puskesmas Mauponggo.

Sedangkan, empat warga lainnya berinisial AJ (1,2), MTJ (29), EC (45) dan anaknya (2) belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian.

"Ketiga korban bencana telah dievaskuasi dan telah dimakamkan oleh pihak keluarganya di Desa Sawu Kecamatan Mauponggo," ujar dia.

Menurut Imam, berdasarkan data yang diperoleh anggota selain korban jiwa, ada juga kerugian materiel yang meliputi, 4 unit rumah permanen hanyut dibawa banjir dan 2 unit jembatan di Desa Sawu putus total.

‎Selain itu, 3 titik longsoran pada badan jalan di Desa Loda Olo dan 3 titik longsoran pada badan jalan di Desa Woewolo Kampung Mabha Bhoma yang tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda 2 maupun roda 4.

‎Kemudian, 1 titik jembatan di Desa Ua putus total dan kandang ayam pedaging berisi 3.000 ekor ayam serta 2 ekor sapi milik Pak Adi warga setempat hanyut terbawa arus banjir.

Masih menurut Imam, Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo G. Muga Sada bersama pimpinan Forkopimda, BPBD, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan Nagekeo, Pemerintah Kecamatan dan Desa serta warga turun lokasi bencana guna lakukan pembersihan jalan yang tertutup longsor.

Pembersihan sisa material longsor menggunakan alat berat Excavator Mini dan Excavator PC 210 dan saat ini jalan penghubung antara Desa Kelewae, Kecamatan Boawae dengan Desa Laja Wajo, Kecamatan Mauponggo sudah bisa dilalui kendaraan roda 2 maupun 4.

"Saat ini kondisi listrik (PLN) di wilayah bencana banjir dan tanah longsor sudah menyala. Sementara untuk komunikasi masih sulit dan hanya bisa gunakan radio dari Makodim ke Koramil 1625-04/Mauponggo," sebut Imam.

Mantan Danyon 744/SYB itu mengapresiasi kesigapan anggota Kodim Ngada bersama warga setempat dan tim gabungan yang telah melakukan evakuasi korban bencana banjir.

"Kita juga sudah himbau kepada warga untuk bergeser ke tempat yang aman dan selalu waspada demi keselamatan," pungkas Imam.

 

TAGS : Kodim Ngada Terjunkan Personel Evakuasi Korban Banjir Nagekeo