229 Kasus TBC, 9 Orang Meninggal : Dinkes Manggarai Gencarkan Edukasi Pencegahan

Wilibrodus Jatam | Sabtu, 23/08/2025 13:23 WIB

KATANTT.COM---Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manggarai mengimbau seluruh masyarakat agar aktif memeriksakan kesehatan untuk mendeteksi penyakit tuberkulosis (TBC) sejak dini. Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, Bertolomeus Hermopan, kepada media ini di ruang kerjanya pada Jumat (23/8/2025). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, Bertolomeus Hermopan, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (23/8/2025). Ia mengimbau masyarakat untuk aktif melakukan pemeriksaan dini sebagai langkah pencegahan penularan TBC yang masih menjadi masalah kesehatan serius di Manggarai.
KATANTT.COM---Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manggarai mengimbau seluruh masyarakat agar aktif memeriksakan kesehatan untuk mendeteksi penyakit tuberkulosis (TBC) sejak dini. Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, Bertolomeus Hermopan, kepada media ini di ruang kerjanya pada Jumat (23/8/2025).
 
Menurut Bertolomeus, pemeriksaan dini merupakan langkah strategis untuk mencegah penularan TBC yang hingga kini masih menjadi masalah kesehatan serius di Kabupaten Manggarai. Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam upaya pengendalian penyakit menular tersebut.
 
"Hingga saat ini belum ada kewaspadaan dalam diri masyarakat terhadap penyakit ini. Justru yang was-was ini adalah petugas kesehatan dan pemerintah. Karena itu, informasi tentang TBC harus terus disosialisasikan kepada masyarakat," tegasnya.
 
Selain pemeriksaan dini, Dinkes Manggarai juga mendorong masyarakat agar lebih aktif dalam menyebarkan informasi tentang pencegahan dan penanganan TBC di lingkungan masing-masing. Dengan memahami gejala dan cara penularan TBC, warga dapat membantu memutus rantai penyebaran penyakit.
 
Bertolomeus juga menyoroti peran penting media dalam upaya penanggulangan TBC. Menurutnya, pemberitaan yang konsisten dan edukatif tidak hanya akan meningkatkan kesadaran publik, tetapi juga membantu mengurangi stigma terhadap pasien TBC.
 
"Media bisa menjadi jembatan informasi yang efektif agar masyarakat lebih memahami bahaya TBC serta pentingnya pemeriksaan sejak dini," ujarnya.
 
Data Dinkes Manggarai mencatat, sejak Januari hingga Agustus 2025, terdapat 229 kasus TBC di wilayah tersebut. Dari jumlah itu, sembilan orang di antaranya meninggal dunia.
 
Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan media, Dinkes Manggarai berharap upaya penanggulangan TBC dapat berjalan lebih efektif, sehingga angka kasus dapat ditekan dan kualitas kesehatan masyarakat semakin meningkat.
TAGS : 229 Kasus TBC 9 Orang Meninggal Dinkes Manggarai Edukasi Pencegahan