
Ketua Tim Penggerak PKK Belu, Lidwina Vivi saat melaunching program SI-AKAT di RS Atambua, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL.
KATANTT.COM---Ketua Tim Penggerak PKK Belu, Lidwina Vivi Lay melaunching Sistem Informasi Administrasi Kelahiran Terpadu (SI-AKAT) program pada RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua, Kamis (14/8/2025).
Turut hadir dalam peluncuran program tersebut, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Belu, Fridolin Besin, Asisten Setda Belu, Kadis Dukcapil, Plt. Kadis Kesehatan serta tamu undangan lainnya.
Program SI-AKAT sebagai sistem implementasi aksi perubahan kinerja organisasi di UPTD RSUD Atambua, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL.
Menurut Vivi Lay, program SI-AKAT merupakan sistem informasi yang di rancang untuk memberikan kemudahan, kecepatan dan ketepatan dalam mengurus dokumen akta lahir.
"Ini menjadi tugas untuk melihat anak anak Belu karena kita di wilayah perbatasan. Maka kita wajib melindungi soal indentitas karena kita tidak boleh menghambat anak anak untuk mendapatkan haknya sebagai warga negara," pinta dia.
Jelas Vivi Lay, dokumen akta kelahiran sangat membantu masyarakat terutama untuk mendapatkan bantuan Pemerintah dan bisa juga tercover untuk program pengobatan gratis.
Tidak saja itu, dokumen tersebut juga menjadi bagian dari program prioritas PKK Kabupaten Belu untuk perlindungan anak dan selalu turun ke melihat perkembangan anak anak Paud.
"Dengan launching program SI-AKAT ini tugas kami dari Tim Penggerak PKK semakin mudah," sebut Vivi Lay.
Terkait itu, dia memberikan profisiat untuk dokter Vincent Andreas Leo yang sudah dengan hati memberikan inovasi berdasarkan jiwa pelayanan untuk masyarakat Belu.
"Terima kasih sudah bisa berkolaborasi, sehingga semua anak anak Belu bisa mendapatkan akta kelahiran di fasilitasi kesehatan yang ada," kata dia.
Vivi Lay berharap, semoga dengan launching program ini, semua anak-anak yang lahir di rumah sakit umum Atambua maupun puskesmas bisa dapatkan akta kelahiran secara tepat, sehingga warga bisa merasakan kehadiran Pemerintah.
TAGS : Launching SI-AKAT RSUD Atambua Ketua TP PKK Belu