
Pelajar SMAN 1 Atambua kenakan busana daur ulang sampah dalam acara parade kebangsaan di lapangan umum Atambua, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Rabu (13/8/2025).
KATANTT.COM---Beragam kegiatan warnai peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus mendatang di Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL.
Salah satunya yakni, kegiatan parade kebangsaan atau karnaval kemerdekaan bertajuk budaya Indonesia dan umum yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu.
Kegiatan dilepas oleh Bupati Belu Willybrodus Lay dan Wakil Bupati Vicente Hornai Gonsalves didampingi TP PKK Belu beserta pimpinan Forkopimda, Satgas Yonif 741/GN, Pimpinan BUMN/BUMD di pelataran Kantor Plaza Perizinan Atambua, Rabu (13/8/2025).
Salah satu keunikan yang cukup mengundang perhatian ribuan warga penonton yakni, penampilan dari pelajar SMAN 1 Atambua yang memakai yang mengenakan kostum daur Ulang sampah dalam barisan karnaval tersebut.
Parade kebangsaan menyambut Kemerdekaan Indonesia di perbatasan Belu dengan Negara Timor Leste diramaikan oleh ribuan peserta dari kalangan pelajar SD, SMP, SMAN/SMKN, Mahasiswa, Instansi Pemerintah, lembaga swasta, karang taruna serta organisasi masyarakat.
Tidak saja menampilkan berbagai keragaman dan kekayaan budaya setiap daerah di Indonesia. Parade kebangsaan ini juga jadi ajang edukasi kepada warga masyarakat perbatasan Belu untuk mengolah sampah jadi barang bernilai guna.
Dalam parada itu, para siswi
SMAN 1 Atambua mengenakan busana elegen berbahan dasar sampah plastik yang diolah dengan berbagai model hingga promosikan objek wisata di Belu berbalut kostum daur ulang sampah.
Salah seorang peserta, Elna Mira menyampaikan. sebelumnya sampah plastiknya dikumpulkan oleh para siswa-siswi sebagai bahan dasar. Kemudian, dengan pendampingan dari para guru, para siswi mulai merancang atau mendesain model busana kurang lebih satu minggu.
Model ragam busana yang dikenakan dalam penampilan setidaknya dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk mempelajari dan berkreasi melalui barang bekas atau sisa sampah plastik yang mudah didapatkan di lingkungan.
Lanjut dia, dari hasil kreasi ini dapat juga menjadi salah satu sarana peningkatan kreativitas dan seni bagi para siswi selama mejalani masa pembelajaran dan menjadi peluang bisnis bagi masyarakat.
Tidak saja dari bahas plastik, sejumlah busana lain yang dipakai terbuat dari koran bekas, kertas serta kulit jagung. Dalam penampilan itu, sebagian siswi juga memakai busana khas daerah Indonesia yang dimodifikasi dan jadi kebanggan kaum muda.
Pantauan media, dalam parade kebangsaan meriahkan HUT ke-80 RI itu, para peserta dari berbagai suku dan etnis di Indonesia mengenakan busana khas daerahnya yang menjadi identitas serta kebanggan mewakili daerah di rai Belu.
Rute parada kebangsaan star dari pelataran Kantor Plaza Perizinan Atambua melewati pertokoan pasar lama, menuju lampu merah tokoh Gajah Mada belok kanan Tini, belok kiri menuju tugu Puskot, belok kiri menuju patung kuda putih.
Kemudian belok kanan menuju lampu merah Tulamalae, belok kanan menuju SMAK Surya lurus lampu merah Sentral, belok kiri menuju Tenu selanjutnya belok kanan menuju jalur Kodim lurus ke Polres Belu dan finish di lapangan umum.
TAGS : Parada Kebangsaan Kostum Daur Ulang Sampah Siswi SMAN 1 Atambua