Psikolog Jefri Hariyanto : Komunikasi Kunci Atasi Kecemasan dan Tingkatkan Kebahagiaan
Wilibrodus Jatam | Jum'at, 25/07/2025 19:27 WIB
Jefri Hariyanto saat Menyampaikan Materi dalam Kegiatan Penguatan Kapasitas dan Pelatihan Calon Fasilitator Desa Sehat Tahap I pada Kamis, (24/7/2025).
KATANTT.COM---Dalam pusaran kehidupan modern, baik dalam menjalankan tugas profesional maupun dinamika keluarga sehari-hari, komunikasi menjadi pilar utama yang tak tergantikan. Pemilihan kata dan diksi, menurut Praktisi Psikolog Safrianus Haryanto Djehaut, adalah penentu impresi, keakraban, bahkan keberhasilan sebuah tujuan.
Pernyataan ini disampaikan oleh Safrianus Haryanto, yang akrab disapa Jefri, saat menjadi pembicara kunci dalam Kegiatan Penguatan Kapasitas dan Pelatihan Calon Fasilitator Desa Sehat Tahap I. Acara bergengsi yang diselenggarakan oleh TP PKK Kabupaten Manggarai ini berlangsung di Aula Kantor TP-PKK Manggarai pada Kamis (24/7/2025).
Jefri Haryanto melanjutkan paparannya dengan mengupas tuntas penyebab kecemasan berlebihan atau gangguan kecemasan. Ia menjelaskan bahwa kondisi ini tidak muncul begitu saja, melainkan dipicu oleh beragam faktor kompleks.
"Beberapa faktor yang umum meliputi genetika, faktor biologis (kimia otak), pengalaman traumatis atau stres berkepanjangan, lingkungan, dan kondisi medis tertentu," terangnya.
Ada data menarik yang ia soroti, "Hampir 70% orang mengalami kecemasan, dan kecemasan itu berasal dari alasan yang beragam yang seringkali kita simpan rapat-rapat di dalam diri. Rasa kurang percaya diri untuk berkomunikasi tentang masalah yang kita alami menjadi masalah besar, terutama bagi mereka yang bertugas sebagai fasilitator."
Menurutnya, hambatan-hambatan komunikasi ini harus diatasi agar para fasilitator PKK dapat berinteraksi secara lebih leluasa dan menjalankan tugas dengan penuh sukacita, baik bersama masyarakat maupun dalam lingkup keluarga masing-masing.
Wartegg-Zeichen Test dan Game Kolaborasi: Membentuk Fasilitator yang Resilient
Untuk memperdalam pemahaman peserta akan materi psikologi yang disajikan, Jefri Haryanto, yang juga merupakan pejabat Eselon II Kabupaten Manggarai Timur, mengajak peserta melakukan Wartegg-Zeichen Test (WZT).
Tes ini, jelasnya, bertujuan menggali berbagai aspek kepribadian individu seperti emosi, imajinasi, dinamika, dan fungsi realitas melalui serangkaian gambar stimulus.
"Tes ini tidak menilai kemampuan menggambar, melainkan bagaimana seseorang merespons dan mengembangkan gambar berdasarkan delapan kotak dengan stimulus visual tertentu," ungkapnya.
Hasil tes ini diharapkan dapat memberikan wawasan berharga tentang emosi, imajinasi, intelektual, dan tingkat aktivitas seseorang.
Selain WZT, sesi pelatihan juga dimeriahkan dengan game kerja sama yang melibatkan penyusunan menara dari pipet plastik.
Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan ditantang untuk membangun menara pipet yang kokoh. Game ini, menurut Jefri, secara gamblang menjelaskan pentingnya perencanaan dalam setiap tindakan.
"Dengan perencanaan yang matang, kita bisa memiliki arah tujuan yang jelas dan meraih hasil yang diinginkan," pungkasnya.
TAGS : Psikolog Jefri Hariyanto Komunikasi Kunci Kecemasan Tingkatkan Kebahagiaan