Sukacita Iman Menyelimuti Ranggu : Bunda Maria Assumpta Nusantara Hadir di Tengah Umat

Wilibrodus Jatam | Jum'at, 18/07/2025 05:54 WIB

KATANTT.COM---Ratusan umat Katolik di Paroki Tritunggal Maha Kudus (TMK) Ranggu, Keuskupan Labuan Bajo, pada Kamis (17/7/2025) merasakan sukacita mendalam dan spiritual yang luar biasa. Kedatangan Patung Bunda Maria Assumpta Nusantara, sebuah ikon penting dalam rangkaian Festival Golo Koe mendatang, disambut dengan penuh haru dan devosi. Arca Bunda Maria Assumpta Nusantara Mengunjungi Umat Paroki Tritunggal Maha Kudus (TMK) Ranggu, Kamis (17/7/2025).
KATANTT.COM---Ratusan umat Katolik di Paroki Tritunggal Maha Kudus (TMK) Ranggu, Keuskupan Labuan Bajo, pada Kamis (17/7/2025) merasakan sukacita mendalam dan spiritual yang luar biasa. Kedatangan Patung Bunda Maria Assumpta Nusantara, sebuah ikon penting dalam rangkaian Festival Golo Koe mendatang, disambut dengan penuh haru dan devosi.
 
Patung suci ini tiba di perbatasan Paroki TMK Ranggu, tepatnya di Gapura 1 Stasi Suka Kiong, sekitar pukul 10.15 WITA. Rombongan pengantar dari Paroki Golo Welu menyerahkan patung tersebut dalam sebuah prosesi adat yang khidmat, meliputi "torok penyerahan", "tuak curu", dan tarian tradisional Manggarai yang memukau.
 
Aloysius Nabal, salah seorang umat Paroki TMK Ranggu, tak dapat membendung rasa harunya. "Saya merasa terharu, rasanya Bunda Maria benar-benar hadir di hadapanku," tuturnya, mengungkapkan kedekatan spiritual yang dirasakannya.
 
Devosi Mendalam dan Kekayaan Adat
Mengiringi Perjalanan Bunda Maria
 
Perjalanan Patung Bunda Maria Assumpta Nusantara menuju Gereja Paroki TMK Ranggu menjadi sebuah ziarah iman yang menyentuh hati. Di setiap kampung yang dilewati, mulai dari Suka, Tebang, Teno, Dadar, Lasang, Bilas, hingga Lamas, umat berduyun-duyun menyambut. Mereka berjejer di sepanjang jalan, menata meja-meja kecil berisi benda-benda rohani seperti patung, rosario, dan buku doa untuk diberkati oleh imam.
Pemandangan ini mencerminkan kuatnya devosi umat kepada Bunda Maria dan harapan akan berkat ilahi.
 
Puncak penyambutan yang penuh pesona terjadi di Kampung Bea Kalo, persis di samping Gereja. Di bawah Gapura 2, ratusan umat, termasuk anak-anak sekolah yang berbaris rapi dalam balutan busana adat Manggarai, menyambut kedatangan Bunda Maria. Keindahan dan kekhidmatan busana adat ini tidak hanya menambah kehangatan, tetapi juga menegaskan rasa kehadiran Bunda Maria yang begitu dekat di tengah-tengah kekayaan budaya lokal.
 
Harapan Akan Penguatan Iman dan Semangat Berdoa
 
Bapak Silvester Gunas, Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP) TMK Ranggu, mengungkapkan perasaan campur aduk antara haru dan harapan. "Hati dan pikiran saya terbuka. Saya berharap semakin kuat dan lebih dekat dengan Bunda Maria," ucapnya. Ia juga menambahkan harapannya bahwa kehadiran Arca Bunda Maria Assumpta Nusantara akan menjadi motivasi bagi seluruh umat Paroki Ranggu untuk semakin giat dalam berdoa, terutama doa rosario, khususnya di bulan Mei dan Oktober yang dikenal sebagai bulan devosi Maria.
 
Setelah serangkaian prosesi penyambutan yang meriah, Patung Bunda Maria Assumpta Nusantara ditahtakan dengan hormat di Gereja Paroki. Kemudian, dilanjutkan dengan ibadat singkat yang dipimpin langsung oleh Pastor Paroki, Romo Laurens Saya, Pr. Setelah ibadat, umat dipersilakan untuk kembali ke rumah masing-masing guna mempersiapkan diri mengikuti misa kudus yang dijadwalkan pada pukul 16.00 WITA.
 
Kunjungan Patung Bunda Maria Assumpta Nusantara yang melintasi berbagai paroki di Keuskupan Labuan Bajo ini merupakan bagian tak terpisahkan dari persiapan menyambut Festival Golo Koe, sebuah perayaan iman yang sangat dinantikan oleh seluruh umat Katolik di Keuskupan Labuan Bajo. Peristiwa ini bukan hanya tentang sebuah patung, melainkan tentang penguatan iman, persatuan, dan penghayatan devosi kepada Bunda Maria dalam kebersamaan umat.
 
 
TAGS : Sukacita Iman Menyelimuti Ranggu Bunda Maria Assumpta Nusantara