Tim Labfor Polda Bali Olah TKP Lokasi Kebakaran Pasar Oinlasi-TTS

Imanuel Lodja | Kamis, 17/07/2025 19:37 WIB

Pihak kepolisian terus berusaha mengungkap penyebab kebakaran los pasar Oinlasi di Desa Oinlasi, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Pasar Oinlasi di Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), ludes terbakar, Selasa (8/7/2025) dinihari sekitar pukul 04.00 Wita.

KATANTT.COM--Pihak kepolisian terus berusaha mengungkap penyebab kebakaran los pasar Oinlasi di Desa Oinlasi, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Rabu (16/7/2025), tim laboratorium forensik (Labfor) Polda Bali melakukan olah TKP lengkap di lokasi  kebakaran 8 los pasar pemerintah Desa Oinlasi, Kecamatan Amanatun Selatan.
 
Tim Labfor dipimpin AKBP Anang Kusnadi (Kasubbid Fiskom Bid Labfor Polda Bali) bersama I Putu Suwadana (Kaur Fis Subbid Fiskom Bid Labfor Polda Bali).
 
Tim didampingi Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Joel Ndolu, Kapolsek Amanatun Selatan, Ipda Aris R Riwu, Kanit Pidum Satreskrim Polres TTS, Ipda Fahrurozi bersama anggota Identifikasi dan penyidik baik dari Polsek Amanatun Selatan maupun dari Satreskrim Polre TTS.
 
Kebakaran pasar Oinlasi yang terjadi pada 8 Juli 2025 lalu ditangani pihak kepolisian sesuai laporan polisi nomor LP/B/17/VII/2025/SPKT/Sek Amanatun Selatan/Polres TTS/Polda NTT, tanggal 8 Juli 2025.
 
Olah TKP oleh tim Labfor Polda Bali sesuai dengan permintaan pemeriksaan TKP nomor B/1585/VII/Res 1.13./2025/Satreskrim tanggal 8 Juli 2025.
 
Kapolres TTS, AKBP Hendra Dorizen saat dikonfirmasi pada Kamis (17/7/2025) membenarkan olah TKP tersebut. Tim melakukan olah TKP dengan membersihkan seng atap dan puing yang berserakan untuk mencari barang bukti. Tim juga melakukan pemotretan TKP pasar yang terbakar.
 
Sejumlah barang bukti ikut diamankan. Tim Labfor juga melakukan pengukuran dan pencarian barang bukti yang berkaitan dengan terjadinya kebakaran.
 
Tim laboratorium dan forensik mengambil abu dan arang sisa kebakaran. Selain itu mengambil sisa-sisa kabel daya listrik, mengambil motor fan freezer pada delapan los pasar yang hangus terbakar.
 
Usai olah TKP selama dua jam lebih, tim kembali ke Polres TTS dan kemudian kembali ke Kupang untuk selanjutnya membawa sampel barang bukti ke Labfor Denpasar Bali untuk pengujian.
 
Barang bukti yang diambil untuk diteliti lebih lanjut oleh tim laboratorium dan forensik adalah satu bungkus abu dan arang sisa kebakaran, dua bungkus sisa-sisa kabel instalasi daya listrik, dan satu buah motor fan freezer.
 
Tiga sampel barang bukti utama ini yang akan diteliti. Setelah hasilnya sudah selesai diteliti maka  akan kembali diserahkan ke satuan Reskrim Polres TTS Polda NTT.
 
Kebakaran melanda gedung los pasar Oinlasi, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT pada Selasa (8/7/2025) subuh.
 
Taksasi kerugian mencapai ratusan juta rupiah.Ada delapam ruangan berisi barang jualan sembako dan pakan ternak ikut terbakar. Ada pula tiga orang korban meninggal dunia karena terjebak dalam kebakaran.
 
Tiga korban meninggal dunia masing-masing Fadli Rizal Pratama (20), Fadil Reza Dwinanda (15) yang juga siswa SMP dan Ananda Viki Khourulhuda (18). Fadli dan Fadil merupakan warga RT 006/RW 003, Desa Oinlasi, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten TTS.
 
Sementara Ananda Viki Khourulhuda merupakan warga RT 007/RW 003, Kelurahan Taubneno, Kecamatan Kota Soe, Kabupaten TTS. Seorang saksi mata, Ike N (26) yang juga guru di  Desa Oinlasi, Kecamatan Amanatun Selatan mengaku kalau kebakaran tersebut terjadi pada Selasa (8/7/2025) subuh.
 
 
 
TAGS : Polres TTS Tim Labfor Bali Kasus Kebakaran