KATANTT.COM---Keuskupan Ruteng telah secara resmi meluncurkan Festival Golo Curu 2025 dalam sebuah perayaan luhur. Acara peluncuran yang menandai dimulainya rangkaian kegiatan festival ini hingga puncaknya pada 16 Juli 2025, dipimpin langsung oleh Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat. Kegiatan ini berlangsung di Natas Labar Motang Rua Ruteng, Kabupaten Manggarai, Minggu (13/7/2025).
Festival Golo Curu, yang berakar kuat dalam tradisi dan sanubari umat Paroki Karot serta masyarakat Ruteng secara keseluruhan, didesain secara holistik dan ekspresif. Festival ini tidak hanya merefleksikan nafas iman di seluruh tanah Nuca Lale, tetapi juga memadukan dimensi spiritual, sosial, kultural, ekonomi, dan ekologi.
Dalam sambutannya, Mgr. Siprianus Hormat menjelaskan bahwa melalui Pekan Pameran UMKM dan pentas seni, festival ini bertujuan untuk menggerakkan ekonomi umat yang bertumbuh dalam marwah budaya lokal Manggarai.
Selain itu, lanjut Uskup Sipri, kegiatan ekologi dan sosial karitatif akan mewujudkan iman yang berbelas rasa kepada mereka yang menderita, serta iman yang merawat dan melestarikan Ibu Bumi.
Disampaikan Uskup Sipri, tahun ini, Festival Golo Curu memiliki makna khusus karena bertepatan dengan dua momentum istimewa gereja: Tahun Yubileum dan Tahun Ekaristi Transformatif 2025. Perayaan ini menjadi wujud syukur atas kerahiman Tuhan dalam Tahun Yubileum, serta cinta kasih Tuhan yang terus-menerus dirasakan dalam perayaan Ekaristi Kudus.
"Ekaristi, menurut Paus Benediktus ke-16, adalah Sacramentum Caritatis, adalah Sakramen Cinta Kasih," ujar Uskup Sipri.
Mgr. Siprianus Hormat juga secara pribadi mengungkapkan rasa syukurnya atas cinta Tuhan yang memukau dan bernas dalam 60 tahun hidupnya, 30 tahun pelayanan imamat, dan 5 tahun penggembalaan sebagai uskup.
Mengakhiri sambutannya, Uskup mengajak seluruh umat untuk terus berjalan bersama dan menjalin persaudaraan sebagai Gereja Katolik Keuskupan Ruteng, serta sebagai warga masyarakat Manggarai dan Manggarai Timur yang "Nai Ca Anggit, Tuka Caleleng" (satu hati, satu tujuan).
Uskup Sipri juga menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Bapak Bupati dan seluruh jajaran pemerintahan, Forkopimda Kabupaten Manggarai, paroki-paroki, komunitas budaya, seni, ekonomi, ekologi, komunitas lintas agama, para stakeholder lainnya, dan secara khusus Panitia Festival Golo Curu serta Panitia Lustrum, atas kerja sama, kebersamaan, dan persaudaraan yang telah terjalin.
"Mari, kita serahkan langkah-langkah perjuangan kemanusiaan kita dalam ziarah di muka bumi ini ke hadirat Ilahi melalui tuntunan cinta Bunda Maria Ratu Rosari. Ave Maria, Tuhan memberkati," tutup Mgr. Siprianus.