Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Dansesko TNI bersama Wabup Belu Panen Raya Padi

Yansen Bau | Rabu, 21/05/2025 11:51 WIB

KATANTT.COM---Dansesko TNI Marsekal Madya Arif Widianto memimpin kegiatan panen raya padi di Fulan Monu, Desa Umaklaran, Kecamatan Tastim, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Rabu (21/5/2025). Dansesko TNI bersama Wabup Belu dan para Perwira Siswa Sesko TNI, pimpinan Forkopimda, Camat dan Desa lakukan panen raya pagi binaan Babinsa Kodim Belu di Desa Umaklaran, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Rabu (21/5/2025).

KATANTT.COM---Dansesko TNI Marsekal Madya Arif Widianto memimpin kegiatan panen raya padi di Fulan Monu, Desa Umaklaran, Kecamatan Tastim, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Rabu (21/5/2025).

Panen raya di atas lahan seluas 70 hektare milik petani binaan Babinsa Kodim 1605/Belu dilakukan bersama Wakil Bupati Belu, Para Perwira Siswa Pendidikan Reguler Sesko TNI, Pimpinan Forkopimda, Dansatgas Yonif 741/GN, Kadis Pertanian Belu, Camat serta Kepala Desa.

Adapun, kegiatan panen raya padi yang turut dihadiri beberapa Pimpinan OPD Belu, Kepala Bulog Atambua, Kepala Desa se-Kecamatan Tastim serta unsur elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional.

Dansesko TNI Marsekal Arif Widianto dalam sambutannya menyampaikan, atas nama TNI kami merasa terhormat dan merasa bahagia karena mendapat kesempatan bisa ikut langsung kegiatan panen raya pagi yang membanggakan di Desa Umaklaran.

Baca juga :

Jelas dia, terlibat dalam kegiatan panen padi ini merupakan suatu kesempatan langka bagi dirinya bersama para Pasis Sesko TNI dan tentunya jarang kami yang mendapatkan kesempatan ini. Sekali lagi terima kasih dan rasa bahagia pada Kabupaten Belu secara umum dan khususnya pada masyarakat Kecamatan Tastim.

"Apresiasi yang tinggi kepada para petani di kecamatan Tastim yang tentunya sudah berusaha keras mulai dari menyiapkan lahan kemudian menanam padi dan merawatnya terus kemudian pada hari ini kita memanen dan selanjutnya tentunya akan disiapkan untuk didistribusikan hasil panennya," ujar dia.

Lanjut Arif Widianto, kami dari Sesko TNI yang tempatnya berada di Bandung adalah sekolah pengembangan umum tertinggi TNI. Para prajurit TNI yang sekolah itu paling tinggi adalah sekolah di sistem ini jadi para siswanya semuanya pangkatnya kolonel semua Kolonel. Yang bersekolah di situ adalah mereka yang akan begitu selesai akan mendapatkan jabatan strategis yang tentunya adalah satu persyaratan untuk mencapai mendapatkan pangkat bintang.

Lanjut Arif Widianto, pentingnya kolaborasi peta helix dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan mandiri di daerah NTT. Disini ada Pemerintah Daerah kemudian TNI, Polri dan hari ada kegiatan Kodim 1605/Belu, lalu ada akademisi di sini, ada UNHAN selain ada fakultas teknologi, fakultas logistik militer ada juga 7 prodi prodi.

Salah satu prodi pertanian kemudian ada para pelaku usaha, nah harapannya tadi dari Pemerintah Daerah kemudian TNI, Polri, media massa, akademisi dan UNHAN nantinya dari prodi pertanian ke depan mereka semakin bisa berkolaborasi untuk saling bersama-sama mewujudkan visi misi dari Belu guna tingkatkan program Presiden Prabowo yakni swasembada pangan.

"Terkait dengan masalah ketahanan pangan, TNI Polri di mana dalam satu programnya adalah ada program ketahanan pangan di mana TNI melalui satuan-satuan wilayah seperti di daerah ada Kodim kemudian ada Polres yang siap dukung ketahanan pangan," pungkas dia.

Pantauan media, usai melakukan panen secara manual, Dansesko TNI Marsekal Arif Widianto bersama Wabup Belu, Vicente Hornai didampingi para Pasis Sesko Perwira TNI AD, AU, AL dan Polri, Dandim Belu, Kapolres serta Kadis Pertanian melakukan panen gunakan alsintan.

 

TAGS : Dukung Ketahanan Pangan Nasional Dansesko TNI nWabup Belu Panen Raya Padi