Kapolres Ngada Tersandung Kasus Narkoba, Kapolda NTT Lantik Pelaksana Tugas

Imanuel Lodja | Kamis, 06/03/2025 19:02 WIB

Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga melantik AKBP Rachmat Muchamad Salihi menjadi pelaksana tugas (Plt) Kapolres Ngada menggantikan AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja yang sedang terjerat kasus narkoba dan asusila.  Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga saat melantik AKBP Rachmat Muchamad Salihi menjadi pelaksana tugas (Plt) Kapolres Ngada menggantikan AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja yang sedang terjerat kasus narkoba dan asusila.
KATANTT.COM--Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga melantik AKBP Rachmat Muchamad Salihi menjadi pelaksana tugas (Plt) Kapolres Ngada menggantikan AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja yang sedang terjerat kasus narkoba dan asusila. Rachmat Muchamad Salihi saat ini menjabat sebagai Kasubdit 2 Direktorat Reskrimum Polda NTT.
 
Pelantikan berlangsung di ruang kerja Kapolda NTT pada Kamis (6/3/2025) dirangkai dengan  serah terima jabatan (sertijab) jabatan Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (Ka SPKT) dan Kepala Sekretariat Umum (KASETUM) Polda NTT.
 
Jabatan Ka SPKT Polda NTT yang sebelumnya dipegang AKBP Gede Arya Bawa yang kini menjabat sebagai Kasubdit II Ditreskrimsus Polda NTT, diserahkan kepada Kompol Oktovianus Wadu Ere, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ops Polresta Kupang Kota.  
 
Jabatan Kasetum Polda NTT juga mengalami pergantian. Pembina Simon Kopong Seran menyerahkan tugasnya kepada Pembina Januari Hutagaol yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubag Renmin Biro SDM Polda NTT.  
 
Kapolda NTT Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga menegaskan pentingnya dedikasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian.  
 
"Mutasi dan pergantian jabatan dalam tubuh Polri merupakan hal yang lumrah dalam organisasi sebagai bentuk penyegaran dan penguatan struktur kepemimpinan. Saya berharap kepada pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban serta tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat dengan profesionalisme, integritas, dan loyalitas tinggi," tegas Daniel.  
 
Daniel Tahi Monang Silitonga juga menekankan pentingnya sinergitas antar satuan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah NTT.  
 
"Keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab kita bersama. Oleh karena itu, saya menghimbau kepada seluruh jajaran agar terus meningkatkan kinerja dan menjaga soliditas demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," tambahnya.  
 
Jenderal polisi bintang dua ini menunjuk pelaksana harian Kapolres Ngada untuk mengganti AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja yang  terjerat kasus narkoba dan asusila. 
 
"Ditunjuk AKBP Rachmat, Kasubdit 2 Ditreskrimum Polda NTT," kata Kabid Humas Polda NTT, Kombes  Henry Novika Chandra yang dikonfirmasi pada Rabu (5/3/2025) siang. 
 
Menurut Henry, AKBP Rachmat Muchamad Salihi yang ditunjuk Kapolda NTT sebagai Plh Kapolres Ngada sudah mulai melaksanakan tugas sejak Rabu (5/3) ini. 
 
Penunjukan Plh Kapolres Ngada tersebut kata Henry untuk mengisi kekosongan jabatan Kapolres Ngada imbas dari penangkapan AKBP Fajar yang terjerat kasus dugaan narkoba dan asusila. "Jabatan Kapolres Ngada mengalami kekosongan setelah AKBP F diamankan Divisi Propam Polri dan  Bidang Propam Polda NTT," jelasnya.
 
AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja dinonaktifkan Kapolda NTT setelah diamankan Propam Mabes Polri dan Polda NTT sejak 20 Februari 2025 atas kasus dugaan  penyalahgunaan narkoba dan asusila..
 
Dijelaskan Henry penunjukan  AKBP Rachmat tersebut agar pelayanan masyarakat dan tugas-tugas kepolisian tetap berjalan dengan baik di Kabupaten Ngada.
 
Disampaikannya, penunjukan plh Kapolres Ngada tersebut selama AKBP Fajar menjalani pemeriksaan di Mabes Polri. Dan sambil menunggu keputusan dari Mabes Polri maka ditunjuk pelaksana harian Kapolres Ngada
 
Sebelumnya Kapolda NTT, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang pada Selasa (4/3) mengatakan telah menonaktifkan sementara AKBP Fajar setelah ditangkap Mabes Polri.
 
Dia menjelaskan untuk  sementara AKBP. Fajar dinonaktifkan selama menjalani pemeriksaan di Mabes Polri, sehingga  ditunjuk pengganti sementara.
 
"Ya, saya  tunjuk pengganti sementara," kata Kapolda NTT, Irjen. Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga melalui pesan tertulis pada Selasa (4/3/2025) pagi.
 
Divisi Propam Polri dan Bidang Propam Polda NTT mengamankan Kapolres Ngada  AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmadja yang diduga  terkait kasus penyalahgunaan narkoba dan asusila. 
 
Mantan Kapolda papua barat ini engungkapkan Kapolres Ngada, AKBP Fajar diamankan Divisi Propam Mabes Polri. "Iya, Mabes Polri mengamankan," kata Kapolda NTT, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga di Mapolda NTT, Senin (3/3/2025). 
 
Menurut Daniel,  masih dilakukan pemeriksaan oleh Divisi Propam Polri sehingga pihaknya belum mengetahui hasil pemeriksaan. "Diperiksa di Mabes Polri, kita belum nanti hasil putusan Mabes Polri lah, nanti kita cek," ujarnya.
 
Henry juga pada Selasa (4/3/2025) mengatakan AKBP Fajar Widyadharma Sumaatmaja juga dari hasil tes urine telah dinyatakan positif menggunakan narkoba.
TAGS : Polda NTT Kapolres Ngada Kasus Narkoba