Ada Tujuh Perusahaan Nyatakan Siap Tampung Hasil Panen Jagung di NTT
Imanuel Lodja | Kamis, 23/01/2025 09:00 WIB
Kapolda NTT, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga menanam jagung serentak di Desa Baumata Utara, Kecamatan Taibenu, Kabupaten Kupang, Selasa (21/1/2025).
KATANTT.COM--Program ketahanan pangan melalui gerakan penanaman jagung sejuta hektar didukung penuh
Polda NTT dan Polres jajaran. Program ini merupakan bagian dari visi ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta melibatkan berbagai unsur pemerintah, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran Polres di Indonesia untuk mendukung pencapaian target satu juta hektar lahan jagung di seluruh negeri termasuk di
Polda NTT.
Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga menanam jagung di desa Letneo Kecamatan Insana Barat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) pada (Selasa, 21/1/2025).
Daniel Tahi Monang Silitonga menjelaskan bahwa khusus untuk wilayah NTT, ditargetkan 260.000 hektar lahan produktif akan dikelola untuk penanaman jagung.
“Saya sangat mengapresiasi Kabupaten TTU. Dari 24.520 hektar lahan yang disiapkan, sudah 20.000 hektar yang ditanami jagung. Ini capaian yang luar biasa,” ungkapnya.
Ia menambahkan, jika 22 kabupaten yang ada di NTT; masing-masing menanam 15.000 hektar, maka target 260.000 hektar dapat tercapai bahkan melampaui. Hasil produksi jagung ini akan dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi masyarakat, sedangkan surplusnya akan dibeli oleh pemerintah.
Jenderal polisi bintang dua ini mengaku sudah berkoordinasi dengan sejumlah perusahaan yang siap menampung hasil produksi tanaman jagung dari warga di 22 kabupaten/kota di NTT.
“Saya sudah berkoordinasi dengan tujuh perusahaan pengelola jagung, dan mereka siap menampung berapapun hasilnya. Tantangannya sekarang ada pada petani, mau tidak mengelola lahan yang ada” tegasnya.
Untuk mendukung program ini, Kementerian Pertanian yang dipimpin Amran Sulaiman telah bekerja sama dengan Polri dalam memaksimalkan produksi jagung, dukungan ini berupa penyediaan alat bantu pertanian seperti hand traktor, serta bibit jagung unggul yang dinamakan bibit Bhayangkara. Sebanyak 200 ton bibit jagung unggul telah disiapkan dari Jawa Timur untuk didistribusikan kepada para petani di NTT.
Wakil Bupati TTU, Eusabius Binsasi, mengapresiasi langkah Kapolda NTT. “Apa yang dilakukan oleh Kapolda dan Kapolres TTU disambut baik oleh masyarakat. Mudah-mudahan gerakan ketahanan pangan ini memotivasi kita semua agar ke depan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat TTU,” harapnya.
Dengan sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Polri, gerakan penanaman jagung sejuta hektar diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kesejahteraan petani di NTT.
TAGS : Polda NTT Swasembada Pangan Panen Jagung