
Bandara A. A Bere Tallo Atambua gelar latihan penanggulangan keadaan darurat keamanan penerbangan, Kamis (21/11/2024).
KATANTT.COM---Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) A. A Bere Tallo Atambua, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL melakukan Partial Exercise, Kamis (21/11/2024).
Latihan Partial Exercise atau penanggulangan keadaan darurat keamanan penerbangan bertujuan untuk meningkatkan kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam hadapi potensi ancaman keamanan di Bandara Atambua.
Kegiatan Partial Exercise ini melibatkan berbagai instansi, termasuk TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Otoritas Bandara, maskapai penerbangan, dan mitra operasional lainnya.
Menurut Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, Cecep Kurniawan, pentingnya keamanan dan keselamatan penerbangan sebagai prioritas utama operasional bandara.
Kegiatan latihan ini jelas dia, merupakan implementasi Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 39 Tahun 2024, yang mengharuskan pelaksanaan simulasi keadaan darurat keamanan skala kecil minimal sekali setahun.
Ditegaskan bahwa, latihan ini bertujuan untuk menguji serta menyempurnakan alur koordinasi dan komunikasi antar instansi dalam menghadapi situasi darurat keamanan.
"Hal ini penting untuk memastikan setiap pihak memahami perannya sehingga dapat bertindak cepat dan tepat dalam situasi darurat,” ujar Cecep.
Lebih lanjut dia mengapresiasi kolaborasi antara Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, UPBU A.A. Bere Tallo, dan instansi terkait lainnya. Menurutnya, sinergi ini menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung keamanan penerbangan nasional.
“Kami berharap kolaborasi ini terus berkembang untuk membangun ekosistem penerbangan yang tangguh dan terpercaya,” ungkap Cecep.
Sementara itu, Ketua Komite Keamanan Bandara A. A Bere Tallo Atambua, Yulius Kismono menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam simulasi ini.
TAGS : Tingkatkan Kesiapan Bandara A. A Bere Tallo Atambua Partial Exercise