
ilustrasi
KATANTT.COM---Dewan pembina Tani Merdeka angkat bicara terkait dengan surat edaran Sekda Belu, Johanes Andes Prihatin yang menyebut organisasi Tani Merdeka meresahkan.
Ketua Dewan Pembina DPW Tani Merdeka Indonesia Nusa Tenggara Timur, Joao Angelo Mota menegaskan, surat edaran tersebut menjadi atensi dan evaluasi serius di DPP Tani Merdeka.
Dijelaskan, selanjutnya surat edaran tersebut akan diatensikan ke Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia yang merupakan Presiden RI terpilih sekarang, Prabowo Subianto.
"Kami akan melihat Pemerintah kedepan ini, dan kejadian ini akan dilaporkan ke DPP Tani Merdeka Indonesia untuk diatensikan," tegas Joao Mota ketika dihubungi awak media via telepon seluler Sabtu kemarin.
Dia menyampaikan, kejadian seperti ini merupakan kejadian yang sangat luar biasa yang tidak pernah alami di Provinsi mana pun di Republik ini.
Kembali dikatakan, yang pasti ada tanggapan serius dari DPP dan seluruh pengurus Tani Merdeka Indonesia terhadap surat edaran Bupati Belu yang ditandatangani Sekda Belu itu.
"Yang jelas akan diberikan tanggapan serius baik dari DPP Tani Merdeka seluruh Indonesia maupun di Partai gerindra sendiri. Karena Tani Merdeka itu secara langsung melekat di Partai Gerindra," ketus Joao Mota.
Menurut dia, pihak Tani Merdeka sangat perihatin dengan surat yang dikeluarkan Sekda Belu, karena dianggap telah membentur program yang dijalankan oleh Tani Merdeka dalam meningkatkan kesejahteraan petani-petani kecil.
Lanjut Joao Mota, program Tani Merdeka Indonesia hadir untuk menjawab dan membantu para petani sehingga keluar dari kemiskinan.
"Jadi Tani merdeka itu memberikan sebuah pelatihan kepada petani agar keluar dari beban soal mahalnya pupuk dan pestisida," pungkas dia.
TAGS : Surat Sekda Belu Diantensikan Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia Prabowo Subianto