Aksi Korem 161/WS-BI Tanam Cabai dan Tomat Tingkatkan Produktifitas Komoditi Pangan di Belu

Yansen Bau | Rabu, 28/08/2024 15:07 WIB

KATANTT.COM---Korem 161/Wira Sakti, Kupang gandeng Bank Indonesia perwakilan NTT melakukan gerakan menanam bersama cabai dan tomat dilahan integrated farming berlokasi di Dusun Oetfo, Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Rabu (28/8/2024). Danrem 161/WS Brigjen TNI ,Joao Xavier Barreto Nunes didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Propinsi NTT, Agus Sistyo Widjajati menanam bersama cabai dan Lombok di lahan integrated farming, di Dusun Oetfo, Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Rabu (28/8/2024).

KATANTT.COM---Korem 161/Wira Sakti, Kupang gandeng Bank Indonesia perwakilan NTT melakukan gerakan menanam bersama cabai dan tomat di
lahan integrated farming berlokasi di Dusun Oetfo, Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Rabu (28/8/2024).

Kegiatan aksi gerakan tersebut dilaksanakan guna peningkatan komoditi pangan strategis dalam rangka gerakan nasional pengendalian inflasi pangan (GNPIP) tahun 2024.

Danrem 161/WS Brigjen TNI ,Joao Xavier Barreto Nunes menyampaikan, bantuan cabai dan tomat diserahkan Bank Indonesia melalui Korem kepada masyarakat dan masyarakat mengembangkannya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

"Kegiatan ini juga mendukung program dari Menhan calon Presiden RI tentang makanan sehat, oleh karena kembangkan bantuan ini dengan penuh rasa tanggung jawab untuk menjawab kebutuhan makanan sehat," ujar dia.

Jelas Nunes, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan panen cabai dan tomat. Meskipun yang dipanen saat ini masih dalam skala kecil, tetapi ini merupakan awal yang baik. "Lebih baik kita berbuat sesuatu yang menghasilkan daripada tidak sama sekali," kata dia.

Oleh karena itu jelas Nunes, dengan adanya bantuan dari Bank Indonesia ini, sebagai pemicu bagi masyarakat untuk mengembangkan lebih luas lagi. Diharapakan dengan ketersediaan lahan yang ada ini masyarakat minimal masing-masing menaman sekitar 2 hektar.

"Harapan kita dengan adanya bantuan dari BI ini, taraf hidup masyarakat semakin meningkat, perekonomian mereka semakin maju, secara otomatis kesehatan juga akan semakin baik," pinta dia.

Lanjut Nunes, berkaitan dengan itu TNI selalu siap sedia sebagai motor penggerak, dengan adanya TNI terjun langsung di lapangan bersama masyarakat maka dengan segala keterbatasan dan kendala di lapangan dapat diatasi.

"Hal ini sudah ada buktinya dimana hari ini juga kita melaksanakan panen beberapa jenis tanaman holtikultura mulai dari tomat, cabai dan sayuran. Karena itu harus ada kemauan dan semangat kerja yang tinggi sehingga dapat membuahkan hasil bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar dia.

Kesempatan itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Propinsi NTT, Agus Sistyo Widjajati mengatakan, pertanian menjadi sektor yang mendominasi struktur di NTT. Namun kenyataannya 80 persen produk beras, jagung itu semua didatangkan dari luar NTT.

"Hari ini kita membuktikan bahwa dengan tantangan alam yang luar biasa ini bukan sesuatu yang tidak mungkin bagi kita untuk menghasilkan pertanian yang bagus," terang dia.

Diutarakan, ini merupakan sinergitas antara BI dengan Danrem 161/Wira Sakti bersama Bupati Belu mewakili pihak TNI dan Pemda, masyarakat bisa kita ajak bersama untuk menanam dengan harapan masyarakat akan memiliki kesejahteraan yang baik.

"Bank Indonesia akan konsisten mensuport ini, mendorong inovasi-inovasi ini dan akan terus menjaga sinergi dengan semua pihak baik dari TNI maupun Pemerintah Daerah, supaya kita bisa bekerja sama untuk Belu yang semakin maju dengan masyarakat yang semakin sejahtera," ungkap Sistyo.

Bupati Belu, Agustinus Taolin menyampaikan, atas nama masyarakat Kabupaten Belu mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Danrem 161/Ws beserta perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT yang sudah sangat luar biasa mendukung para petani khususnya di Dusun Oetfo dalam mendorong produktivitas khususnya pada tanaman holtikultura di lahan integrated farming Korem 161/Ws.

Diketahui, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis bantuan Bank Indonesia berupa cultivator, saprotan, sumur bor dan pompa kepada Poktan Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat.

TAGS : Aksi Korem 161/WS dan BI Tanam Cabai dan Tomat Tingkatkan Produktifitas Komoditi Pangan