
Wakil Bupati Belu didampingi Dansatgas Yonif 742/SWY foto bersama undangan di Tugu Ecobrik Turiskain, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Kamis (20/6/2024).
KATANTT.COM---Wakil Bupati Belu, Aloysius Haleserens didampingi Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY, Letkol Inf. Trijuang Danarjati meresmikan wisata edukasi di Turiscain, Desa Maumutin, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Kamis (20/6/2024).
Dalam kegiatan itu dilakukan penandatanganan Balai Ecobrik Turiskain dan tugu Turiskain yang ditandai dengan pengguntingan pita. Selain itu perjanjian melestarikan lingkungan hidup, peninjauan Balai Ecobrik Turiskain serta
penanaman bibit pohon di sekitar pos Pamtas.
Menurut Aloysius, kegiatan hari ini wujud peduli lingkungan, ramah lingkungan sehingga memberikan dampak atau efek peningkatan kesehatan kepada kita pelestarian lingkungan bagi masyarakat.
"Sehingga hari ini kita bersama undangan yang hadir hari ini bersama-sama meresmikan wisata edukasi dan balai ecobrik di Raihat," ujar dia.
Dikatakan, ini merupakan pilot project kita untuk kita terapkan di seluruh tingkatan dari tingkatkan RT, RW naik sampai ke kecamatan dan semua sekolah sehingga kita pastikan tidak adalagi sampah-sampah plastik yang bertebaran dimana-mana.
"Ternyata itu bisa disiati, dirubah model, bentuk dan lainnya, dan pada akhirnya bernilai ekonomis, memberikan nilai tambah bagi warga dalam peningkatan kesejahteraan keluarganya masing-masing," ujar Aloysius.
Diharapkan kepada prajurit TNI dan Polri yang memiliki ketrampilan yang bisa ditularkan ke masyarakat berkaitan dgn UMKM, pembuatan kompos, pupuk alam.
Untuk dinas teknis, agar seluruh produk UMKM, apapun jenis produknya kita akan bangun komunikasi dan kerjasama dengan Balai Pom, agar higenis, media tidak memberikan dampak negatif pada masyarakat yang mengkonsumsinya dari waktu ke waktu.
"Kita harapkan kepada rekan-rekan TNI bisa berkenan untuk memfasilitasi, melatih masyarakat terhadap produk-produk unggulan anggota Satgas yang tampilkan tadi, seperti kripik bonggol pisang, hal yang sebetulnya ada di sekitar kita bahan bakunya tapi kita tidak tahu karena belum dilatih," ucap Wabup Belu itu.
Sementara Dansatgas Yonif 742/SWY, Letkol Trijuang mengatakan, ecobrik sebagai solusi pintar dalam penangkar ramah lingkungan di wilayah perbatasan negara Indonesia dan Timor Leste.
Dalam kegiatan ini jelas dia, pihaknya mengangkat tema ecobrik dengan tujuan agar memberikan edukasi kepada masyarakat maupun para pelajar di perbatasan, bahwasannya sampah-sampah seperti sampah plastik yang harus dihindari masyarakat dan bisa di kelola dengan wujud ecobrik.
"Harapannya dengan seperti ini masyarakat bisa menerapkan dalam rumah sehari-hari, terutama ramah lingkungan. Jadi kita mulai dari jajaran pos ini dan bisa berdampak ke tempat-tempat lainnya," pungkas Trijuang.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Wadan Satgas Yonif 742/SWY beserta jajarannya, Wakapolres Belu, Kepala Administrator PLBN Motaain, sejumlah pimpinan OPD Belu, Petugas Bea Cukai Atambua, Kakanim Atambua, Camat Raihat, PJ Kades Manumutin, Wadanpos UPF Mozon Timor Leste, perwira Kodim Belu, para Pelajar SD setempat serta tamu undangan lainnya.
TAGS : Wisata Edukasi Ecobrik Satgas Yonif 742/SWY Diresmikan