Sambut HUT ke-17, CU Kasih Sejahtera Atambua gelar Aksi Kemanusiaan

Yansen Bau | Selasa, 04/06/2024 13:34 WIB

KATANTT.COM---Credit Union (CU) Kasih Sejahtera Keuskupan Atambua terus berupaya memberikan harapan hidup bagi sesama lewat aksi sosial kemanusiaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 pada Sabtu 8 Juni 2024 mendatang. CU Kasih Sejahtera Atambua menggelar aksi sosial kemanusiaan dalam rangka menyambut HUT ke-17, Selasa (4/6/2024).

KATANTT.COM---Credit Union (CU) Kasih Sejahtera Keuskupan Atambua terus berupaya memberikan harapan hidup bagi sesama lewat aksi sosial kemanusiaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 pada Sabtu 8 Juni 2024 mendatang.

Kali ini, aksi sosial yang digelar CU Kasih Sejahtera meliputi donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga lansia (lanjut usia). Aksi dihadiri seluruh pengurus, pengawas, manager dan staf serta anggota dari Kabupaten Belu, Malaka dan Timor Tengah Utara.

Pantauan media, kegiatan aksi kemanusiaan tersebut berlangsung di Kantor Pusat CU Kasih Sejahtera Atambua, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Selasa (4/6/2024).

Nampak para Lansia yang juga anggota CU Kasih Sejahtera antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan jantung, tekanan darah, gula darah dan kolesterol.

Baca juga :

Pada kesempatan itu, dr. Meynita Ginting dari PMI dan Dinas Kesehatan Belu dalam kesempatan itu menyampaikan terimakasih kepada keluarga besar CU Kasih Sejahtera yang telah melaksanakan kegiatan kemanusiaan ini.

Dia menuturkan bahwa, PMI Kabupaten Belu sering kekurangan stok darah dalam melayani kebutuhan yang diminta pihak rumah sakit. "Terimakasih buat CU Kasih Sejahtera yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Sebab setetes darah dapat menyelamatkan mereka yang membutuhkannya," ujar Ginting.

Sementara itu Ketua Pengurus CU Kasih Sejahtera Keuskupan Atambua, Romo Syprianus Tes Mau, Pr. dalam kata pembukanya merasa bahagia karena bapak, mama, opa dan oma para lansia berkenan hadir dalam kegiatan aksi sosial ini. Sebab, para Lansia adalah orang-orang hebat pada masa mudanya.

"Opa oma adalah orang-orang hebat pada masa muda. Banyak pengalaman hidup dalam berbagai bidang telah mengantar opa oma sampai hari ini. Puji Tuhan Opa Oma masih sehat semuanya dan kita bisa bertemu hari ini dalam perasaan yang penuh sukacita," kata dia.

Romo Sypri mengungkapkan, pihaknya bangga dan bahagia. CUKS Keuskupan Atambua berbangga karena menjelang ultah ke-17. Ini seperti remaja berusia 17 tahun, dapat melalukan suatu karya cinta bagi kakek dan neneknya.

Romo Sypri menguraikan, hari ini dalam kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, TTU dan Malaka dan
Puskesmas yang terlibat, CU Kasih Sejahtera ingin mengambil bagian dalam upaya perawatan Lansia.

Akui dia, pihaknya menyadari bahwa merawat Lansia adalah serangkaian layanan dan dukungan yang dirancang untuk membantu para orang tua agar tetap mandiri, aktif, dan sehat dalam waktu yang panjang.

"Hari ini CUKS ingin mengambil bagian dalam pendampingan Medis. Kami yakin di rumah dan keluarga masing-masing bapak mama sudah mendapat banyak pendampingan", terang Romo Sypri.

Menjelang usia tua ini, lanjut Romo Sypri, Opa Oma juga membutuhkan bantuan ekstra dalam kehidupan sehari-hari. Dan semuanya itu membuat opa Oma tetap mandiri dan bisa hidup dalam usia yang lebih lama.

"Semoga hari ini Opa dan Oma bisa mendapat pelayanan yang ramah dari CU Kasih Sejahtera, mendapat sapaan dan senyuman yang penuh kasih serta mendapat semangat baru dan kembali ke rumah seperti orang mudah 30 atau 40 tahun lalu yang energik dan siap berjuang," ucap dia.

"Semoga berkenan di hati opa oma semua dan menjadi bahagia serta berkat yang berlimpah dari Tuhan untuk opa dan oma sekalian," tambah Romo Sypri.

Lanjut dia, kegiatan donor darah bagi saudara-saudari kita yang sakit dan sangat membutuhkan setetes darah dan dalam kerja sama panitia dengan PMI di 3 Kabupaten. "Semoga kegiatan ini pun berjalan dengan baik dan lancar," pinta dia.

Romo Sypri juga menekankan, kitab Imamat, 17 ayat 14, darah adalah nyawa. Tuhan berfirman kepada orang Israel
melalui nabi Musa. Karena darah itulah nyawa segala makhluk, maka darah segala makhluk apapun janganlah kamu makan, karena darah itulah nyawa segala makhluk.

"Berdasarkan Firman Tuhan ini, maka kita yang mendonorkan darah kepada sesama kita sama dengan kita memberikan atau membagikan nyawa kita untuk menyelamatkan nyawa saudara kita yang terancam maut akibat sakit penyakit apapun", akhir dia.

TAGS : CU Kasih Sejahtera Atambua Aksi Sosial Sambut HUT ke-17