
Kodim 1605/Belu saat melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di lapangan Makodim Belu, Sabtu (1/6/2024)
KATANTT.COM---Kodim 1605/Belu menggelar upacara bendera peringati Hari Lahir Pancasila bertajuk "Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju lndonesia Emas 2045".
Tema ini mengandung maksud bahwa pancasila menyatukan kita dengan segala perbedaan suku, agama, budaya dan bahasa dalam menyongsong 1OO tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat.
Demikian Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI, Yudian Wahyudi, dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Dandim 1605/Belu, Letkol Arh. Suhardi pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di lapangan Makodim Belu perbatasan RI-RDTL, Sabtu (1/6/2024).
Dia menyampaikan, patut kita syukuri sebagai sebuah bangsa yang majemuk, Pancasila dan nilai-nilai yang dikandungnya menjadi bintang yang memandu kehidupan bangsa agar sesuai dengan cita-cita pendirian negara.
"Keberadaan Pancasila merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa lndonesia. Di dalam Pancasila terkandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi nilai-nilai inklusivitas, toleransi dan gotong royong," ujar Suhardi.
Lebih lanjut dalam amanatnya, Kepala BPIP mengajak komponen bangsa di mana pun berada untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Ditekankan, Pancasila harus senantiasa kita jiwai dan pedomani agar menjadi ideologi yang bekerja yang dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh seluruh tumpah darah lndonesia. Selain regulasi yang berlandaskan pada semangat dan jiwa Pancasila, kita juga perlu keteladanan yang tercermin dari etika, integritas dan karakter para pemimpin dan rakyat Indonesia.
"Saya mengajak seluruh komponen bangsa untuk mengharusutamakan Pancasila dengan metode dan cara-cara kekinian dalam menyongsong bonus demografi yang akan menempatkan kaum milenial dan Gen-Z sebagai pelaku utama pembangunan bangsa. Dengan semangat Pancasila yang kuat, saya yakin seluruh tantangan yang akan dihadapi bangsa lndonesia akan dapat diatasi," pinta Suhardi mengutip amanat Kepala BPIP.
Selain itu dia menyampaikan bahwa kita juga patut bersyukur dan bangga bahwa bangsa lndonesia telah terbukti menjadi bangsa yang dewasa, dewasa dalam berdemokrasi, berbangsa, dan bernegara. Kita harus bersyukur dan berbangga telah melewati Pemilihan Umum yang demokratis secara aman dan damai demi tegaknya kedaulatan rakyat, konstitusi serta persatuan dan kesatuan bangsa.
Masih dalam sambutannya, diajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama bergotong royong merawat anugerah Pancasila melalui peringatan Hari Lahir pancasila 1 Juni. Harus bekerja sama dan berkolaborasi menjadi kerukunan dan keutuhan sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila.
"Semoga peringatan Hari Lahir pancasila ini dapat memompa semangat kita semua untuk terus mengamalkan pancasila demi lndonesia yang maju, adil, makmur, dan berwibawa di kancah dunia," akhir Suhardi.
TAGS : Dandim 1605/Belu Masyarakat Rawat Pahami Nilai-Nilai Pancasila