Postingan Bernuansa SARA, Mantan Ketua Pemuda GMIT Laporkan Akun Medsos ke Polda NTT

Reli Hendrikus | Rabu, 10/01/2024 07:37 WIB

Mantan Ketua Pemuda GMIT, Winston Rondo melaporkan sejumlah akun facebook ke Polda NTT buntut postingan bernuansa suku, agama dan ras hingga memecah belah di antara sesama warga GMIT. Winston Rondo

KATANTT.COM--Mantan Ketua Pemuda GMIT, Winston Rondo melaporkan sejumlah akun facebook ke Polda NTT buntut postingan bernuansa suku, agama dan ras hingga memecah belah di antara sesama warga GMIT.

Winston Rondo mendatangi Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTT, Selasa (09/01/24) sekitar pukul 14:00 wita.

Ia didampingi keluarga dan rekan kerja guna membuat laporan polisi atas postingan sejumlah
akun facebook yang dinilai telah melakukan fitnah dan coba mengadu domba dirinya dengan Sinode GMIT terutama dengan Ketua Sinode GMIT terpilih dan salah satu pendeta.

"Tadi siang saya melapor ke Polda NTT khususnya ke Direskrimsus terkait dengan fitnah dari media sosial Facebook, ada sejumlah akun yang memfitnah saya dan saya melaporkannya," kata Winston.

Baca juga :

Winston setelah keluar dari ruang Krimsus Polda NTT menegaskan bahwa fitnah akun palsu tersebut seratus persen tidak benar, Saya menyatakan bahwa fitnah akun palsu 100 % tidak benar, mengada-ngada dan berpotensi untuk mengadu domba saya dengan para pihak terkait,"ungkap Winston..

Mantan Ketua Komisi V DPRD NTT ini menyatakan prihatin dengan fitnah akun palsu yang menimpa Ketua Sinode dan rekan pendeta, "Sebagai pribadi dan keluarga kami menyatakan prihatin dengan fitnah akun palsu yang menimpa Bapak Ketua Sinode dan Ibu Pendeta Mercy di media sosial," sambungnya.

Ia berharap agar laporan tersebut segera ditindaklanjuti pihak kepolisian karena jika dibiarkan bisa menimbulkan kegaduhan dan berpotensi mengadu domba sesama anak kandung gereja, terutama jemaat dan pelayannya.

"Semoga hal ini bisa dihentikan, karena fitnah di media sosial bisa multi tafsir, karena ada akun anonim maupun akun asli yang juga terlibat di dalamnya dan hal ini sangat merugikan kita sebagai warga GMIT, merugikan pelayan Tuhan juga merugikan saya sebagai pribadi," pungkasnya.

TAGS : Polda NTT Akun Faebook Bernuansa SARA