Curhat di Tepi Sungai, Warga Bipolo Mengeluh Kesulitan Pupuk ke Kapolsek Sulamu

Imanuel Lodja | Jum'at, 20/01/2023 16:22 WIB

Kapolsek Sulamu, Ipda Deflorintus M. Wee, SH bertemu warga masyarakat Jumat (20/1/2023) di pondok kopi sementara milik warga Musa Fanggidae di tepian kali/sungai Bipolo, Desa Bipolo, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang. Kapolsek Sulamu, Ipda Deflorintus M. Wee, SH bertemu warga masyarakat Jumat (20/1/2023) di pondok kopi sementara milik warga Musa Fanggidae di tepian kali/sungai Bipolo, Desa Bipolo, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang.

KATANTT.COM--Kapolsek Sulamu, Ipda Deflorintus M. Wee, SH bertemu warga masyarakat Jumat (20/1/2023) di pondok kopi sementara milik warga Musa Fanggidae di tepian kali/sungai Bipolo, Desa Bipolo, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang.

Pertemuan ini dikemas dalam kegiatan `Jumat Curhat` dipimpin Kapolsek Sulamu dan dihadiri tokoh masyarakat dan warga setempat. Masyarakat Desa Bipolo menilai kalau pelayanan Polsek Sulamu cukup bagus terutama para Bhabinkamtibmas Desa Bipolo dalam pelayanan tugas- tugas kepolisian selalu ada bersama warga sehingga dianggap baik dalam pelayanan kepolisian yang dilakukan.

Namub warga mengusulkan perlu adanya perbaikan bendungan Bipolo tempat dilaksanakan Jumat Curhat. Warga menyebut kalau kondisi bendung sudah ambruk, sementara warga Desa Bipolo baik Dusun I, II dan Dusun III sangat membutuhkan air untuk persawahan.

Warga pun mengusulkan agar petugas dinas Peternakan di Desa Oeteta dapat melakukan kontrol terhadap para pemilik ternak babi di Desa Oeteta, Bipolo dan Pariti terkait adanya virus penyakit babi yang marak. "Apabila ada ternak babi yang terkena virus tidak melebar ke ternak babi milik warga yang lain sehingga perlu langkah antisipasi awal," ujar Yohanes, salah satu perwakilan warga.

Juga perlu adanya sosialisasi kepada warga terutama di tahun politik tahun 2023 dan 2024 agar tidak terjadi konflik politik dalam bermasyarakat terutama dalam memilih figur-figur yang akan dipilih.

Selain itu, agar dalam pendistribusian pupuk bersubsidi tidak salah sasaran karena akhir - akhir ini banyak warga petani tidak mendapatkan pendistribusian pupuk karena bermasalah dalam penyampaian NIK.

Disebutkan kalau pupuk sangat dibutuhkan warga petani yang mulai memasuki masa penanaman padi. Di sisi lain, pemerintah dalam hal ini dinas terkait agar dapat melihat kembali aliran kali Oesu`u di Desa Oeteta yg mulai sempit dengan melakukan normalisasi oleh karena saat banjir sering merendam 2 RT yang ada di sana terutama RT 04 dan 05 Desa Oeteta.

Curhat ini disikapi pejabat yang mewakili Camat Sulamu dari Pol PP Kecamatan Sulamu; Calvin Titu Eki. Terkait Curhat warga untuk pemantauan ternak babi maupun normalisasi kali/sungai akan disampaikan ke dinas terkait utk penanganannya. Akan dilakukan sosialisasi terhadap warga di kantor desa terkait tahun politik agar tidak terjadi perpecahan dalam memilih figur politik.

-------

TAGS : Polsek Sulamu. Jumat Curhat Kesulitan Pupuk